HUBUNGI KAMI
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
No Result
View All Result
PARTNER
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM

Atasi Limbah Farmasi, DPR Dorong Pemerintah Segera Ambil Langkah Nyata

Jumat, 8 Oktober 2021
in RAGAM
A A
ShareTweetSendCode

SINARJAMBI.COM – DPR RI meminta pemerintah segera ambil langkah konkret penanganan pencemaran lingkungan dari limbah farmasi di Teluk Jakarta. Sebagai bidang yang turut mengawasi kebijakan lingkungan, Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menegaskan, temuan kandungan paracetamol yang terkandung dalam laut itu dikhawatirkan menimbulkan dampak buruk yang berkepanjangan.

“Pemerintah harus segera membuat langkah nyata, solusi sebaik-baiknya terhadap temuan kandungan paracetamol di laut Jakarta. Jangan sampai pencemaran lingkungan ini berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat,” ujar Daniel dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, Jumat (8 /10/2021).

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKB itu menekankan kolaborasi lintas instansi harus turut segera dilakukan guna mempercepat penyelesaian masalah tersebut. Menurutnya, tidak hanya ditemukan konsentrasi paracetamol yang tinggi namun juga terdapat cemaran logam di Teluk Jakarta. Jika dibiarkan, maka paparan dari efek tersebut akan merusak ekosistem serta membahayakan alam dan manusia.

“Kita tidak ingin pencemaran lingkungan ini mendatangkan masalah kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Mengingat banyak warga di sekitar yang mencari nafkah dengan memanfaatkan laut Teluk Jakarta. Solusi yang hadir juga harus mengedepankan penyelamatan terhadap biota laut. Kami mendorong secepatnya Teluk Jakarta dibersihkan dari cemaran tersebut,” tegas Daniel.

SekilasBerita

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri dan Wahyu Hadi Ningrat Jadi Wakapolri

BNN Musnahkan Barang Bukti 12 Kasus Narkotika, 25 Tersangka Diamankan

BNN dan AFP Sepakat Perkuat Kemitraan Hadapi Ancaman Narkotika Lintas Negara

BNN Dorong Kebijakan Tegas Tata Kelola Rokok Elektrik

Sebagai informasi, berdasarkan temuan gabungan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan University of Brighton UK ditemukan sebagian Teluk Jakarta mengandung konsentrasi Paracetamol, obat pereda demam dan nyeri, di Teluk Jakarta relatif tinggi dibandingkan dengan pantai-pantai di belahan dunia, yakni 420-610 nanogram per liter (ng/L).

Akibat temuan itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membentuk tim kerja untuk menangani permasalahan pencemaran lingkungan di Jakarta. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta juga telah mengambil sampel air laut di dua lokasi yang disebut tercemar kandungan paracetamol, yaitu Angke dan Ancol.

Akan tetapi, hingga saat ini masih belum diketahui sumber pencemaran lingkungan di Teluk Jakarta. Namun untuk tahap awal, dugaan sementara kandungan paracetamol itu bersumber dari ekresi konsumsi masyarakat yang berlebihan, limbah dari rumah sakit, dan industri farmasi. Peneliti juga mengungkap kemungkinan sumber pencemaran bukan hanya dari warga Jakarta, tapi juga dari kawasan sekitar seperti Bogor, Bekasi dan Depok.

Bahkan 60-80 persen pencemaran diprediksi datangnya dari daratan (land based) seperti pembuangan sampah obat paracetamol kedaluwarsa.Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pencemaran diakibatkan oleh kebocoran industri farmasi. Daniel mengatakan, cemaran paracetamol juga bisa akibat manajemen penanganan limbah yang kurang baik sehingga membuat kotoran tidak terurai dengan baik.

Adanya kemungkinan tersebut, Daniel berharap pemerintah bersama stakeholder terkait menyelidiki kemungkinan ada oknum-oknum pengumpul bahan berbahaya dan beracun (B3). Dirinya mengingatkan pengelolaan limbah B3 sudah memiliki aturan tersendiri dan adanya ancaman pidana jika ditemukan keteledoran.

“Persoalan ini memang menjadi tantangan besar untuk kita semua. Maka diperlukan edukasi kepada masyarakat dan pelaku industri kesehatan tentang optimalisasi pengolahan limbah industri farmasi serta pemanfaatan dan pemeliharaan sumber daya air. Selain itu, Perlu law enforcement terhadap pelanggar limbah farmasi baik rumah tangga, apartemen, pelaku wellness industry dan hospitality industry,” terang Legislator dari Dapil Kalimantan Barat itu.

Di sisi lain, ia menilai Indonesia masih memiliki tanggung jawab menyelesaikan isu limbah farmasi yang kurang mendapatkan perhatian dan penanganan khusus, baik dari rumah sakit, ataupun industri farmasi. Padahal, limbah B3 seperti obat yang kedaluwarsa butuh pengelolaan khusus agar tidak mencemari dan merusak lingkungan hidup.

Diketahui, Angke dan Ancol berada di muara dua sungai besar, yaitu Angke dan Ciliwung yang berfungsi sebagai penampung limbah rumah tangga dan industri. Meski harus ada penelitian lebih lanjut, cemaran Paracetamol di Teluk Jakarta dapat menimbulkan dampak terhadap keamanan pangan dan perikanan yang ada di daerah tersebut. Sehingga perlu hadirnya teknologi pengelolaan limbah yang akurat agar masyarakat, termasuk tenaga kesehatan terjamin kesehatannya.

“Teluk Jakarta ini kan pasar sentral untuk produk laut. Masalah ini memunculkan kekhawatiran di masyarakat, terutama apakah ikan yang dikonsumsi dari kawasan tersebut aman. Pemerintah harus memberi penjelasan lebih komprehensif sehingga masyarakat tenang,” tutup Daniel. (ts/es)

Previous Post

Kemenangan Perdana Shin Tae-yong Bersama Skuad Garuda

Next Post

Lagi, Kapolres Merangin Ngajak Wartawan Ngobrol Inspirasi

Next Post

Lagi, Kapolres Merangin Ngajak Wartawan Ngobrol Inspirasi

Hadiri SKPP Tingkat Menengah, Abdullah Sani Apresiasi Bawaslu Provinsi Jambi

Capai Produksi 500 Juta Barel Minyak, WK Cepu Berikan Rp 249 Triliun Penerimaan Negara

Kasat Binmas Polres Merangin Hadiri Yasinan Rutin HMI Cabang Bangko

Api Mulai Mengecil, Upaya Pemadaman Meledaknya Sumur Minyak Ilegal di Bajubang Terus Dilakukan

Discussion about this post

Pencarian

No Result
View All Result

Indeks

Oktober 2026
MSSRKJS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
  • Zhangye Danxia Geological Park, Gunung Pelangi yang disebut dalam Al Quran Surat Al Fathir ayat 27 (Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

    8 Fenomena Alam Terunik di Dunia yang Ada dalam Al-Qur’an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantun dan Seloko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Falsafah Jawa Tentang Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terima Dimarahi dan Sakit Hati, Alasan Pelaku Habisi Nyawa Plt Kepala BPBD Merangin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Orang Dituding Memilih Tanpa KTP, 280 Warga di Kotobaru Harus PSU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polsek Pemayung Berhasil Amankan 3 Tahanan yang Kabur dari LPKA Muara Bulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruan…Satpol PP Kota Jambi Buka Lowongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yamaha Filano Hybrid-Connected Kini Tampil dengan Warna Baru yang Berkelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG Rektor Wanita Pertama di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Kolaborasi dengan KCBN Muaro Jambi, Wali Kota Maulana Inisiasi Bus Listrik Wisata Dukung Green Tourism di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Cahaya Baru Masyarakat Jambi

© 2023 Sinar Jambi - Jalan Lingkar Selatan II, RT 28, Blok B-8, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • BERANDA
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN
  • REDAKSI
  • PERLINDUNGAN
  • DISCLAIMER

Media Sosial

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM