SINARJAMBI.COM – Menghadapi akhir pengabdian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Dikatakan Wakil Walikota Jambi Maulana, sebagai ASN maka akan ada saatnya memasuki pensiun.
Hal ini disampaikannya saat memberikan materi pada seminar “Bahagia Menghadapi Pensiun” di ruang pola kantor Walikota Jambi, Selasa (30/11/2022) pagi.
Dalam konsep Islam, Maulana menegaskan tidak ada kata pensiun. Sebagai ummat dan orangtua, hanya ajal sebagai pensiun hakiki.
“Sampai akhir hayat Kita maka tetap harus beribadah, mengabdi kepada agama, negara, keluarga dan orang di sekitar Kita,” ujar kepada ASN peserta seminar.
Maulana menyampaika data ASN yang pensiun. Tahun 2018 tercatat sebanyak 315, tahun 2019 sebanyak 325, tahun 2020 ada 382 ASN yang pensiun. Sementara, untuk tahun 2021 tercatat 328 orang pensiun.
Dirinya pun meminta ASN menghindari perasaan kecemasan menjelang masuk masa pensiun. Pasalnya, penyakit akan mudah menggerogoti badan.
“Dampak kecemasan menghadapi pensiun menyebabkan masalah penyakit terutama gastrointestinal, gangguan syaraf dan berkurangnya kepekaan.”
“Strategi menghadapi pensiun di antaranya yang menyiapkan perencanaan keuangan melalui proyeksi tabungan dan investasi, memelihara networking atau memperat silaturahmi serta menjaga pola hidup yang sehat dan melakukan kegiatan keagamaan,” jelas Maulana.
Sebelumnya, Staf ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kota Jambi Obliyani mengharapkan kegiatan dapat memberikan manfaat positif bagi peserta.
“Jumlah peserta sebanyak 40 orang ASN. Tema yang Kita angkat yakni siap pensiun, bahagia, iklhas, sehat dan produktif. Mudah-mudahan setelah pensiun menjadi tetap produktif,” ujar Obliyani singkat. (Rolan)







Discussion about this post