HUBUNGI KAMI
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
No Result
View All Result
PARTNER
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM

Terapkan Sistem Online, SKK Migas Percepat Penyelesaian Persetujuan AFE

Selasa, 6 Juli 2021
in BISNIS
A A
Plt. Deputi Perencanaan SKK Migas, Julius Wiratno

Plt. Deputi Perencanaan SKK Migas, Julius Wiratno

ShareTweetSendCode

SINARJAMBI.COM – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus melakukan pembenahan untuk mempercepat realisasi investasi di sektor hulu migas. Salah satu usaha yang dilakukan adalah mempercepat proses persetujuan Authorization for Expenditure (AFE), melalui penerapan sistem online.

“Kami terus menerus melakukan pembenahan untuk mempercepat proses dokumen yang dibutuhkan Kontraktor KKS, antara lain melalui memberlakukan sistem online pada persetujuan AFE sejak pengajuan dokumen, sampai pada proses persetujuan. Ini membuat kami juga mampu bekerja lebih cepat,” kata Plt. Deputi Perencanaan SKK Migas, Julius Wiratno di Jakarta, Senin (5/7).

Untuk mengawal perubahan, SKK Migas juga merubah standar waktu di lingkungan internal untuk mengevaluasi persetujuan AFE, dari yang sebelumnya sekitar 15-43 hari kerja (tergantung besaran nilai AFE yang diajukan), menjadi sekitar 3-5 hari setelah seluruh dokumen pendukung untukpersetujuan AFE dinyatakan lengkap termasuk pembahasan teknis. Penerapan sistem online juga menjadi jalan keluar baru hulu migas untuk memastikan proses bisnis tetap berjalan lancar pada saat pembatasan pergerakan akibat pencegahan Covid-19 seperti saat ini.

Upaya mempercepat proses di SKK Migas merupakan bagian dari transformasi SKK Migas agar sektor ini tetap kompetitif di tengah makin sengitnya persaingan untuk menarik minat para investor. “Kita bersyukur team work dan spirit yang dibangun di SKK Migas telah mampu meningkatkan koordinasi antar bidang sehingga persetujuan-persetujuan yang melibatkan banyak fungsi dapat berjalan dengan lancar”, tambah Julius.

SekilasBerita

OJK Perkuat Ekosistem Pesantren melalui Literasi dan Perluasan Akses Keuangan Syariah

OJK Terbitkan Roadmap Pasar Derivatif dan Pasar Modal Berkelanjutan 2026–2030

PHR Regional 1 Raih 15 Penghargaan PROPER, Zona 1 Ambil Peran Lewat Program Berkelanjutan

Pendaftaran Kelas Yamaha Engineering School Jambi Kembali Dibuka Tahun 2026

“Percepatan proses persetujuan AFE menjadi 3-5 hari kerja akan memberikan waktu yang lebih longgar bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk merealisasikan biaya-biaya yang telah disepakati oleh SKK Migas dalam work, program & budget (WPnB). Kami menyakini percepatan proses di SKK Migas akan berkontribusi bagi upaya mengejar target investasi, pemboran dan kegiatan operasional lainnya di sisa waktu yang ada di tahun 2021”, ujar Julius.

Di dalam rencana dan strategi Indonesia Oil and Gas (IOG) 4.0 dalam pencapaian Visi 2030, salah satu enablers yang menjadi pondasi adalah sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung capaian SKK Migas Roles and Capabilities. Keberhasilan SKK Migas mempercepat persetujuan AFE maka melengkapi capaian SKK Migas sebelumnya yang mampu mempercepat proses rekomendasi perizinan melalui layanan one door service policy (ODSP) yang berhasil mempercepat waktu perizinan dari 14 hari kerja menjadi 3 hari kerja.

Julius menambahkan bahwa dengan semakin cepatnya proses-proses di SKK Migas menunjukkan transformasi yang digaungkan di tahun 2019 yang lalu telah berjalan pada jalur yang diharapkan. “Kapabilitas SDM yang semakin memiliki kapabilitas dan proses-proses yang bisa dijaga dengan baik, maka akan menjadi pondasi yang kuat dalam upaya mengejar produksi 1 juta barrel minyak dan 12 BSCFD gas di tahun 2030”.

“Investasi untuk mencapai target 2030 tersebut diperkirakan akan mencapai lebih dari US$ 200 miliar, sehingga dengan proses-proses yang semakin cepat dengan memangkas waktu yang ada, dan proses yang transparan di SKK Migas, maka investasi yang besar tersebut mampu didukung dengan baik dan akan mendukung upaya meningkatkan iklim investasi bersaing dengan negara lainnya”, pungkas Julius. (*)

Tags: AFEonlineSKK Migas
Previous Post

Fasha Sampaikan Kondisi PPKM Mikro di Kota Jambi

Next Post

Wako Sungai Penuh Minta Pemetaan Ulang Potensi PAD

Next Post

Wako Sungai Penuh Minta Pemetaan Ulang Potensi PAD

Buka Musrenbang, Kapolda Jambi : Perencanaan Salah Satu Hal yang Paling Penting

Parmin Dilantik Jadi Anggota KPU Provinsi Jambi, Gantikan Sanusi

Program Pertamina Peduli, PGN Salurkan Oksigen untuk Covid -19 di Jateng, DIY dan Jakarta

Proyek Pipa Rokan 71,3%, Pertagas Berkomitmen Selesaikan Tepat Waktu

Discussion about this post

Pencarian

No Result
View All Result

Indeks

April 2026
MSSRKJS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930 
« Mar    
Cahaya Baru Masyarakat Jambi

© 2023 Sinar Jambi - Jalan Lingkar Selatan II, RT 28, Blok B-8, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • BERANDA
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN
  • REDAKSI
  • PERLINDUNGAN
  • DISCLAIMER

Media Sosial

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM