SINARJAMBI.COM – Komandan Satuan Brimob Polda (Dansat Brimobda) Jambi Kombes Pol Nadi Chaidir menyampaikan pentingnya menjaga kemajemukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bahkan, perkenalan antar suku-suku di berbagai pelosok negeri dirasa penting untuk saling silaturahmi demi mempererat kesatuan dan persatuan.
Seperti yang dilakukan Polda Jambi saat ini, dimana mengakomodir kunjungan Suku Dayak Kalimantan Tengah ke komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di Merangin yang dibalut dalam acara ‘Silaturahmi Kebangsaan’.
Silaturahmi Kebangsaan diinisiasi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara.
Bertempat di Batalyon Pelopor B Satbrimobda Jambi di Pamenang, Merangin, rombongan Suku Dayak disambut Ketua DPRD Merangin Sekda Merangin Herman Efendi, Sekda Merangin Fajarman, Kajari Merangin Tri Widodo dan undangan lainnya.
Tampak hadir Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol Andreas bersama Kapolres Merangin AKBP Dewa Ari serta Dan Yon Pelopor B Satbrimobda Jambi AKBP Wan Agus.
Dansat Brimobda Jambi Kombes Pol Nadi Chaidir sebagai ketua pelaksana Silaturahmi Kebangsaan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara.
“Saya selaku ketua pelaksana dan pendamping Silaturahmi Kebangsaan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Baik moril ataupun material sehingga terlaksana dan terselenggaranya acara silaturahmi kebangsaan ini,” jelasnya.

Sebagai negara majemuk, tambah Nadi, Indonesia diwarisi begitu banyak suku, ras dan agama yang harus terus dijaga keberagaman dalam bingkai NKRI.
Untuk itu, silaturahmi kebangsaan ini diharapkan dapat saling bertukar budaya dan informasi untuk kemajuan suku-suku di Indonesia.
“Adapun tujuan silaturahmi kebangsaan ini adalah untuk memperkenalkan budaya suku Dayak dari provinsi Kalimantan Tengah dan budaya Suku Anak Dalam yang berada di Kabupaten Merangin di provinsi Jambi.*
“Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari berbagai keberagaman ras, suku, agama dan bahasa. Namun demikian, kita dari berbagai keberagaman itu kita mempunyai satu tujuan yang sama, satu kebangsaan Indonesia,” pungkas pria bersahaja ini.
Sementara Ketua rombongan Suku Dayak, Bambang Irawan mengatakan akan menjunjung tinggi pepatah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.
“Di mana Kami juga menginjak ke bumi setiap budaya yang ada seperti di Kabupaten Merangin untuk memperbesar persatuan dan kesatuan kita sesama anak suku bangsa, sesama masyarakat di Indonesia untuk berbagi informasi dan kemajuan,” ujar Bambang Irawan. (Rolan)







Discussion about this post