HUBUNGI KAMI
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
No Result
View All Result
PARTNER
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM

Program Srikandi Perubahan PEP Field Jambi, Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan

Senin, 27 April 2026
in BISNIS
A A
Program Srikandi Perubahan PEP Field Jambi, Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan. (Foto : ist)

Program Srikandi Perubahan PEP Field Jambi, Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan. (Foto : ist)

ShareTweetSendCode

SINARJAMBI.COM – Hari-hari di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi tidak selalu sunyi. Ada bunyi yang pelan dan berulang. Gesekan canting di atas kain, tetes lilin yang jatuh hati-hati, warna yang perlahan kian meresap.

Di balik tembok tinggi dan pintu-pintu besi, kehidupan berjalan dengan ritme yang berbeda. Di antara batas-batas itu, sesuatu yang tak kasat mata sedang tumbuh. Kepercayaan diri, harapan, dan keberanian untuk memulai lagi.

Lebih dari enam dekade lalu, tepatnya 27 April 1964, arah sistem kepenjaraan di Indonesia berubah. Dari sekadar menghukum menjadi membina. Membuka jalan agar mereka yang pernah terjatuh bisa kembali ke masyarakat dengan lebih siap. Semangat itu kini diperingati sebagai Hari Bhakti Pemasyarakatan.

Di Lapas Perempuan Jambi, semangat itu menemukan wujudnya. Melalui program Srikandi Perubahan yang diinisiasi oleh PT Pertamina EP Field Jambi, bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1. Pembinaan tidak lagi berhenti pada rutinitas, tetapi berkembang menjadi proses pemulihan yang nyata.

SekilasBerita

RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan President Director dan CEO

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

POJK Tentang Pelaporan Insidental di Sektor Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon

OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui ISFO 2026

Program ini lahir dari persoalan yang tidak sederhana. Tingginya angka residivisme, terutama pada kasus narkoba di kalangan perempuan, menunjukkan satu pola yang berulang. Ketika seseorang kembali ke luar tanpa bekal, dunia sering kali tidak memberi banyak pilihan. Di situlah lingkaran itu terus terjadi.

Srikandi Perubahan mencoba memutusnya. Bukan dengan janji besar, tetapi dengan langkah kecil yang konsisten.

Dimulai pada 2018, program ini sempat terhenti saat pandemi COVID-19 melanda. Namun kembali berjalan pada 2021, dan tumbuh dengan arah yang lebih kuat.

Di dalam lapas, batik menjadi titik awal. Batik di sini bukan sekadar kain. Ia adalah cara untuk mengekspresikan diri, memulihkan harga diri, dan perlahan menghapus batas antara masa lalu dan masa depan.

Di setiap garis yang ditarik, ada cerita yang diperbaiki. Di setiap warna yang dituangkan, ada harapan yang dirajut kembali.

Ajeng, bukan nama sebenarnya, salah satu dari mereka yang menemukan jalan pulang melalui proses itu. Awalnya ia hanya belajar memegang canting, kemudian mencoba menjahit. Seiring waktu, keterampilan itu berubah menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar aktivitas.

“Saya belajar memperbaiki diri dengan terus belajar. Apa yang saya dapat di sini akan menjadi bekal saat keluar nanti,” ujarnya pelan.

Kalimatnya sederhana, tetapi menyimpan sesuatu yang sering hilang, keyakinan bahwa masa depan masih bisa dibentuk. Dari satu keterampilan, lahir banyak kemungkinan.

Kegiatan membatik berkembang menjadi berbagai unit usaha. Kini, setidaknya ada 10 unit usaha yang berjalan di dalam lapas. Mulai dari kuliner, kriya, salon, laundry, hingga pertanian dan peternakan.

Di ruang yang serba terbatas, roda ekonomi kecil mulai berputar. Bukan soal besar kecilnya hasil, tetapi tentang rasa berdaya yang kembali tumbuh.

Pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada keterampilan teknis. Para warga binaan juga belajar mengelola emosi, berbicara di depan umum, hingga mengatur keuangan. Hal-hal yang kerap menjadi penentu saat mereka kembali ke masyarakat.

Bahkan, kepedulian terhadap lingkungan ikut menjadi bagian dari proses ini. Limbah batik diolah melalui instalasi pengolahan air, kompos diproduksi, dan air hujan dimanfaatkan kembali.

Di dalam lapas, perlahan terbentuk sebuah ekosistem kecil yang mengajarkan bahwa perubahan tidak hanya tentang manusia, tetapi juga tentang bagaimana mereka hidup berdampingan dengan lingkungan.

Apa yang terjadi di balik tembok itu perlahan berbicara lebih jauh. Bahwa pemberdayaan tidak mengenal batas ruang. Bahkan di tempat yang paling sempit sekalipun, manusia tetap bisa tumbuh asal diberi kesempatan.

Tak banyak yang menyangka, dari ruang yang sering dianggap sebagai akhir, justru lahir cerita yang menggema hingga ke panggung internasional.

Dalam ajang 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand, program Srikandi Perubahan meraih Platinum Award untuk kategori Women Empowerment, penghargaan tertinggi yang menjadi pengakuan atas upaya mengembalikan martabat, keterampilan, dan masa depan para perempuan.

Iwan Ridwan Faizal, Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1 mengatakan, penghargaan itu bukanlah tujuan akhir. Melainkan menjadi pengingat bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan kedua.

“Melalui Srikandi Perubahan, kami ingin memastikan bahwa para warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mempersiapkan masa depan,” jelasnya.

Di tempat yang dulu terasa seperti jalan buntu, kini tumbuh sesuatu yang pelan namun pasti, yaitu keberanian. Dari balik jeruji, para perempuan itu sedang memperjuangkan hal yang paling mendasar, mendapatakan kesempatan kedua.

Sekuat apa pun tembok berdiri, selalu ada celah bagi manusia untuk bangkit, belajar percaya lagi, dan menata ulang arah hidupnya. (*)

Previous Post

Jadi Pembicara di Forum Bisnis Daerah HIPMI, Wawako Diza Tekankan Pengusaha Muda yang Adaptif

Next Post

Generasi Muda Jadi Fokus, Polda Jambi dan Dispora Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan Judi Online

Next Post
Generasi Muda Jadi Fokus, Polda Jambi dan Dispora Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan Judi Online. (Foto : ist)

Generasi Muda Jadi Fokus, Polda Jambi dan Dispora Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan Judi Online

OJK Tindak Praktik Penagihan Melanggar Hukum dan Panggil Indosaku

Satgas Pasti Hentikan Kegiatan PT Malahayati Nusantara Raya. (Foto : ist)

Satgas Pasti Hentikan Kegiatan PT Malahayati Nusantara Raya

Bidhumas Polda Jambi Tingkatkan Kapasitas Personel melalui Pelatihan Peningkatan Kemampuan. (Foto : ist)

Bidhumas Polda Jambi Tingkatkan Kapasitas Personel melalui Pelatihan Peningkatan Kemampuan

Berikan Kenyamanan dan Keamanan Dalam Beramal, Pemkot Jambi Hadirkan Barcode Scan Amal. (Foto : ist)

Berikan Kenyamanan dan Keamanan Dalam Beramal, Pemkot Jambi Hadirkan Barcode Scan Amal

Discussion about this post

Pencarian

No Result
View All Result

Indeks

Oktober 2026
MSSRKJS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
  • Zhangye Danxia Geological Park, Gunung Pelangi yang disebut dalam Al Quran Surat Al Fathir ayat 27 (Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

    8 Fenomena Alam Terunik di Dunia yang Ada dalam Al-Qur’an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantun dan Seloko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Falsafah Jawa Tentang Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terima Dimarahi dan Sakit Hati, Alasan Pelaku Habisi Nyawa Plt Kepala BPBD Merangin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Orang Dituding Memilih Tanpa KTP, 280 Warga di Kotobaru Harus PSU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polsek Pemayung Berhasil Amankan 3 Tahanan yang Kabur dari LPKA Muara Bulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruan…Satpol PP Kota Jambi Buka Lowongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yamaha Filano Hybrid-Connected Kini Tampil dengan Warna Baru yang Berkelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG Rektor Wanita Pertama di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Kolaborasi dengan KCBN Muaro Jambi, Wali Kota Maulana Inisiasi Bus Listrik Wisata Dukung Green Tourism di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Cahaya Baru Masyarakat Jambi

© 2023 Sinar Jambi - Jalan Lingkar Selatan II, RT 28, Blok B-8, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • BERANDA
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN
  • REDAKSI
  • PERLINDUNGAN
  • DISCLAIMER

Media Sosial

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM