HUBUNGI KAMI
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
No Result
View All Result
PARTNER
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM

Cari Kebaikan Dunia Akhirat, dokter Maulana Lepas Dua Buah Hati ke Pesantren Darunnajah Jakarta

Minggu, 1 Agustus 2021
in JAMBI KITA, KOTA JAMBI
A A
ShareTweetSendCode

SINARJAMBI.COM – Saat ini pesantren cukup meningkat peminatnya, hal itu karena para orang tua sudah menyadari akan pentingya pendidikan agama Islam. Hal ini yang disadari oleh pasangan suami istri Dr. dr. H. Maulana, MKM dan Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG yang memilih berpisah dengan ke dua buah hatinya yang relatip masih kecil, Tiffany Auliana 12 tahun dan Lutfy Maulana 11 tahun ke Pesantren Darunnajah Jakarta Selatan, (29/7) kemarin.

Tidak banyak orang tua yang mau memasukkan anaknya ke Pondok Pesantren. Karena melepas kepergian anak yang masih kecil membutuhkan tekad yang kuat. Hal itu juga yang kami rasakan selaku orang tua.

” Saat mengantarkan anak ke Pesantren, sebagai orang kami tentu ada perasaan sedih, tidak rela meninggalkan anaknya sendirian. Sampai tidak sadar, kalau air mata sudah mengalir jatuh. Menangis karena akan meninggalkan Fany dan Lutfy di Pesantren,” ungkap Wakil walikota Jambi tersebut. 

Namun Maulana dan istri menyadari,  sebagai orang tua yang tidak banyak waktu di rumah dan merasa ilmu agama kami masih sedikit. Ingin memondokkan anak selepas SD, anak-anak sudah mulai remaja, yang akan sangat riskan terhadap lingkungan dan teman-temannya.

SekilasBerita

Cegah Pelanggaran dan Perkuat Integritas, Polda Jambi Tekankan Personel Jadi Polisi yang Dicintai Masyarakat

Jumat Keliling, Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas dan Berantas Narkoba

Kapolda Jambi Kunjungi Kejati, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Antarinstansi

Kapolda Jambi Pimpin Penanaman Pohon di SPN, Wujudkan Komitmen Green Policing dan Pelestarian Lingkungan

” Akhirnya setelah bicara pada anak kami, kalau lulus SD dia akan kami pondokkan. Awalnya saya melihat raut mukanya agak binggung tapi tak menolak, meski saya tahu mereka akan kangen dengan rumah, kangen teman, rindu main hape, dan lain-lain. Tapi tekad kami sudah bulat, tidak bisa ditawar lagi. Tujuannya agar kelak mereka bisa jadi imam keluarga yang sholeh dan membawa keluarganya selamat dunia akhirat, ungkap dokter teladan kota Jambi 2003 tersebut.

Kelulusan SD datang juga, akhirnya kami akan mengantar anak kami ke pondok pesantren darun najah di Ulujami Jakarta selatan. 

” Sesampainya di pondok, proses demi proses mereka lalui. Semua serba istimewa di mata kami, baju seragam yang serba muslim, terlihat bersih dan suci tidak ketinggalan berpeci dan bersarung. Baju harian memakai sarung tidak boleh memakai celana pendek, saya cukup terharu, ketika Fany dan Lutfy membawa surat pengantar dan ember berisi perlengkapan mereka masuk ke dalam pondok,”.

Sabtu kemarin waktu Dzuhur, kami salat berjama’ah bersama calon santri, dan smua pengurus pondok pesantren. Suasana khidmat dan sunyi begitu menyentuh hati. Selesai shalat dzuhur dilangsungkan akad, janji santri. Satu persatu calon santri dipanggil untuk akad di depan kepala pondok pesantren. Di iringi shalawat nabi yang tiada putusnya, rasa di hati tidak karuan, terharu, sedih, dan bangga jadi satu. Jantung seolah berdegup lebih kencang. tanpa terasa air mata menetes tanpa bisa dibendung.

Nama anak kami disebut, didampingi pengasuh mereka menuju pondok, perasaan dan suasana seperti ini baru kami rasakan. Suara isak tangis di antara kami para orang tua menambah syahdu suasana, yang sudah akad saling pelukan dan air mata semakin deras.

Saat kami berpamitan pulang, lidah ini semakin kelu rasanya dan air mata keluar lagi semakin deras. Kami harus berpisah sekarang juga dari anak kami.

Tapi semua demi masa depan yang lebih baik, kami rela, dan ikhlas berpisah dengan anak kami. Dalam hal ini saya ingat pesan kepala pondok pesantren kemarin pada kami orang tua.

“Melepas anak ke pondok, kita harus ikhlas anak belajar disini. Kami tidak akan mengajarkan yang tidak baik, insya Allah. Selepas bapak Ibu dari sini, mungkin banyak santri yang bisa langsung adaptasi. Santri menemukan dunia baru, teman baru, suasana baru. Justru mereka akan lebih nyaman karena banyak teman yang senasib. Jauh dari keluarga, tapi sebaliknya dengan bapak Ibu, akan merasa sangat kehilangan, maka saya pesan, ikhlaskan anak bapak ibu untuk kami ajar disini. Kami juga mendoakan supaya santri betah dan bisa menuntut ilmu dengan baik.”

Kemudian masuklah anak kami ke Pesantren dan saya juga kemudian meninggalkannya. Perasaan kosong dan hampa pasti akan dirasakan oleh orang tua. Namun saya yakin inilah hal yang terbaik untuk masa depan mereka, meraih kebaikan dunia akhirat. (*)

Previous Post

Usut Tuntas Oknum Pemotong Dana Bansos

Next Post

Webinar Hari Ke-3 Serambi 2021, Kepala Perwakilan BI Jambi Tekankan Pentingnya Digitalisasi UMKM

Next Post

Webinar Hari Ke-3 Serambi 2021, Kepala Perwakilan BI Jambi Tekankan Pentingnya Digitalisasi UMKM

Kapolda Jambi Minta PPKM dan Prokes Lebih Ditingkatkan

Kerja Sama dengan CDP, PTBA Dukung Program Net Zero Karbon RI

Siswi SMAN 3 Jambi Masuk 20 Besar di Kompetisi Astra Honda Motor Best Student Nasional 2021

Danrem Gapu Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 di Wilayah PPKM Level 4 Kota Jambi

Discussion about this post

Pencarian

No Result
View All Result

Indeks

Oktober 2026
MSSRKJS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
  • Zhangye Danxia Geological Park, Gunung Pelangi yang disebut dalam Al Quran Surat Al Fathir ayat 27 (Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

    8 Fenomena Alam Terunik di Dunia yang Ada dalam Al-Qur’an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantun dan Seloko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Falsafah Jawa Tentang Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terima Dimarahi dan Sakit Hati, Alasan Pelaku Habisi Nyawa Plt Kepala BPBD Merangin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Orang Dituding Memilih Tanpa KTP, 280 Warga di Kotobaru Harus PSU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polsek Pemayung Berhasil Amankan 3 Tahanan yang Kabur dari LPKA Muara Bulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruan…Satpol PP Kota Jambi Buka Lowongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yamaha Filano Hybrid-Connected Kini Tampil dengan Warna Baru yang Berkelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG Rektor Wanita Pertama di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Kolaborasi dengan KCBN Muaro Jambi, Wali Kota Maulana Inisiasi Bus Listrik Wisata Dukung Green Tourism di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Cahaya Baru Masyarakat Jambi

© 2023 Sinar Jambi - Jalan Lingkar Selatan II, RT 28, Blok B-8, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • BERANDA
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN
  • REDAKSI
  • PERLINDUNGAN
  • DISCLAIMER

Media Sosial

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM