HUBUNGI KAMI
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
No Result
View All Result
PARTNER
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM

Berbagi ‘Kue’ Turis

OPINI

Rabu, 12 Agustus 2026
in OPINI
A A
Foto : Dokumentasi

Foto : Dokumentasi

ShareTweetSendCode

Sekelebat saja ide ini muncul di kepala Saya. Bagaimana kalau turis asing yang menuju destinasi unggulan terutama Bali, diwajibkan transit nginap di provinsi lain yang punya destinasi wisata juga. Terserah mau berapa hari. Pembagian transit melihat geografis negara asal turis.

Misal, bule Australia hendak ke Bali diwajibkan transit ke NTT, NTB, Papua atau Sulawesi. Turis Tiongkok transit di pulau Kalimantan. Turis Singapura, Malaysia, Thailand dan sekitarnya transit di pulau Sumatera. Begitu juga turis Arab, India dan Afrika.

Tujuannya satu : berbagi ‘kue’ turis. ‘Kue’ yang Saya maksud tak lain devisa yang masuk ke satu wilayah. Selama ini Bali begitu menikmati devisa dari turis yang berbondong-bondong datang.

Memang terkesan memaksa dan sangat dipaksakan ide ini. Gejolak sudah pasti muncul. Entah itu dari turis asingnya maupun daerah tujuan turis itu. Penurunan kunjungan turis ke Bali tentu terjadi.

SekilasBerita

Anggaran, Efisiensi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Jaringan Bukan Mesin, Kemungkinan Bukan Bukti

Salah Kaprah Membaca Moratorium PKS sebagai Anti-Hilirisasi

Hotspot Terdeteksi, Firespot Tidak Ditemukan: Memahami Perbedaan Keduanya dalam Penanganan Karhutla

Namun, bukankah Bali sudah sejak lama mulai kerepotan akibat dari membludaknya ‘invasi’ turis alias over tourism. Belum ditambah wisatawan Nusantara. Mulai dari kemacetan, tindakan kriminal, masalah lingkungan sampai penyalahgunaan visa.

Dari data Kementerian Pariwisata tahun 2025 tak kurang 7,05 juta turis datang langsung ke Bali. Australia duduk di urutan pertama dengan proporsi kehadiran tertinggi. Disusul wisatawan dari India, Tiongkok, Korea Selatan, Inggris dan beberapa negara Asia serta Eropa lainnya.

Jika digabung dengan wisatawan nusantara, total pergerakan orang yang berlibur ke Bali pada 2025 mencapai kisaran 16,33 juta kunjungan keseluruhan. Angka di atas hampir empat kali lipat jumlah penduduk Bali sekitar 4,5 juta jiwa.

Mana tahu, dengan ‘dipaksa’ nginap di provinsi tertentu terlebih dahulu, akan mendongkrak PAD. Sekaligus membuka mata turis bahwa Indonesia tidak hanya Bali. Masih banyak destinasi lain yang bisa ditawarkan.

Jika bicara pantai yang tak kalah indah, di Sumatera banyak. Ada Aceh, Sumut, Sumbar sampai Lampung. Di NTT, NTB, Sulawesi dan Papua tidak usah diragukan.

Pulau Kalimantan memiliki banyak pantai indah dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Beberapa pilihan terbaik yang terkenal antara lain pulau Derawan dan pantai Lamaru di Kaltim. Pantai Temajuk di Kalbar serta pantai Angsana di Kalsel. 

Dari infrastruktur bandara, daerah yang Saya sebutkan di atas sepertinya sudah sangat memadai didarati pesawat berbadan lebar. Statusnya pun rata-rata saat ini adalah bandara internasional. Mulai dari Bandara Iskandar Muda di Aceh, Kuala Namu di Sumut, Sultan Mahmud Badaruddin II di Sumsel, Sultan Hasanuddin di Sulsel, Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Kaltim serta El Tari di NTT.

Terkait frasa ‘dipaksa’ yang Saya sampaikan di atas sebelumnya, di sini tantangannya. Bagaiman ‘memaksa’ turis itu tidak keberatan, tentu harus diramu dengan paket wisata yang fleksibel.

Tentunya dibutuhkan intervensi pemerintah. Entah itu subsidi dari segi biaya tiket pesawat, hotel sampai kemudahan visa. Jika berhasil, subsidi bisa dicabut. Pun dengan Pemda setempat. Harus punya komitmen sama.

Ahh…Saya pun ragu dengan ide ini. Karena tidak ada aturan ini secara global dilakukan. Tapi kenapa tidak dicoba. Toh aturan itu bisa dibatalkan. Saya mulai membayangkan bagaimana kalau Jambi dibanjiri turis asing. Ekonomi berputar. Cuan mengalir.

Pasalnya, berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, tahun 2025 dari setiap 1.000 tamu hotel di Jambi hanya sekitar 7 orang yang berasal dari luar negeri. Sangat minim dan miris. Angka itu sedikit terobati dengan jumlah wisatawan nusantara ke Jambi sekitar 5,38 juta perjalanan.

Nah, untuk Jambi, di sini tantangannya. Bagaimana turis asing yang ‘dipaksa’ transit tadi disuguhkan destinasi wisata yang menarik. Jika transit sehari, paling yang terdekat dari kota Jambi adalah komplek percandian Muarojambi. Meski, masih ada destinasi di Kerinci dan lainnya.

Sebenarnya Jambi bisa menghidupkan destinasi wisata baru. Saya mengusulkan kawasan Seberang Kota Jambi dijadikan wisata religius. Terlebih, Seberang Kota Jambi banyak keturunan Arab. Ini segaris dengan usul Saya jika turis asal Arab dan Malaysia ‘dipaksa’ transit. Tak mudah memang mewujudkannya.

Penulis : Rolan – Pimred sinarjambi.com

Previous Post

Jambi Berprestasi Tingkat Nasional, Gubernur Al Haris : Jadi Motivasi dan Penyemangat Bekerja Lebih Giat

Next Post

Inovasi Sosial PHR Zona 1 Borong Empat Penghargaan ISRA 2026

Next Post
Melalui ajang ISRA Conference & Awards 2026, empat program PHR Zona 1 meraih penghargaan sekaligus tujuh paper dipresentasikan dalam forum tersebut. (Foto : ist)

Inovasi Sosial PHR Zona 1 Borong Empat Penghargaan ISRA 2026

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh Masyarakat. (Foto : ist)

Jembatan Merah Putih Presisi di Kumpeh Diresmikan, Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh Masyarakat

Polda Jambi Ungkap 154 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Siginjai 2026, 236 Tersangka Diamankan. (Foto : ist)

Polda Jambi Ungkap 154 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Siginjai 2026, 236 Tersangka Diamankan

Pemkab Merangin Ikuti Pidato Kenegaraan HUT ke-81 RI, Presiden Beberkan Swasembada Pangan hingga Hemat Devisa Rp170 T. (Foto : ist)

Pemkab Merangin Ikuti Pidato Kenegaraan HUT ke-81 RI

Pemkab Merangin Sambut Tim Evaluator UNESCO di Bandara Muaro Bungo. (Foto : ist)

Pemkab Merangin Sambut Tim Evaluator UNESCO

Discussion about this post

Pencarian

No Result
View All Result

Indeks

Oktober 2026
MSSRKJS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
  • Zhangye Danxia Geological Park, Gunung Pelangi yang disebut dalam Al Quran Surat Al Fathir ayat 27 (Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

    8 Fenomena Alam Terunik di Dunia yang Ada dalam Al-Qur’an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantun dan Seloko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Falsafah Jawa Tentang Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terima Dimarahi dan Sakit Hati, Alasan Pelaku Habisi Nyawa Plt Kepala BPBD Merangin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Orang Dituding Memilih Tanpa KTP, 280 Warga di Kotobaru Harus PSU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polsek Pemayung Berhasil Amankan 3 Tahanan yang Kabur dari LPKA Muara Bulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruan…Satpol PP Kota Jambi Buka Lowongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yamaha Filano Hybrid-Connected Kini Tampil dengan Warna Baru yang Berkelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG Rektor Wanita Pertama di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Kolaborasi dengan KCBN Muaro Jambi, Wali Kota Maulana Inisiasi Bus Listrik Wisata Dukung Green Tourism di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Cahaya Baru Masyarakat Jambi

© 2023 Sinar Jambi - Jalan Lingkar Selatan II, RT 28, Blok B-8, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • BERANDA
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN
  • REDAKSI
  • PERLINDUNGAN
  • DISCLAIMER

Media Sosial

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM