SINARJAMBI.COM – Wali Kota Jambi Sy Fasha membuka sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan tingkat kota Jambi 2021 di gedung Lembaga Adat Melayu kota Jambi, Rabu (30/6/2021) pagi.
Disampaikan Fasha, kegiatan ini mengakomodir usulan-usulan dari ormas untuk memperkuat sinergi. Dirinya juga menjelaskan alasan perlu meningkatkan wawasan kebangsaan.
“Kita ketahui bangsa kita makin banyak masalah, dimana umumnya kaum muda yang terdegradasi dari moral dan wawasan kebangsaan.”
“Kami sangat mendukung sekali kegiatan ini karena sangat bernilai positif,” ujar Fasha dalam sambutannya.
Fasha juga meminta ormas di kota Jambi untuk dapat bersinergi dengan berperan mendukung pembangunan di kota Jambi.
Ia juga menegaskan agar peserta dalam mengikuti sosialisasi tidak sebatas seremonial saja.
“Pesan saya jadilah mitra kami pemerintah. Mudah-mudahan kota Jambi akan lebih baik lagi,” pinta Fasha.
Pada kesempatan ini, Fasha menjelaskan kebijakan penutupan area publik akibat meningkatnya penderita covid-19.
Ditegaskannya, Pemkot Jambi bertanggungjawab atas kebijakan yang diambil.
“Berat kami lakukan penutupan karena kalau kami lakukan itu harus bertanggung jawab terkait kebijakan tersebut. Untuk itu Kami berikan bantuan sembako kepada para pedagang yang terimbas penutupan area publik itu.”
“Ini Kami lakukan untuk membatasi penyebaran covid-19, terlebih ada varian baru yang lebih ganas dari sebelumnya dan juga pemerintah melaksanakan vaksinasi,” ujar Fasha.
Sebelumnya, Kepala Kesbangpol kota Jambi RD Jufri mengatakan sosialisasi diikuti peserta sebanyak 150 orang, yang dibagi menjadi dua sesi. Dimana sesi pertama terdiri dari tokoh pemuda, mahasiswa dan lainnya.
Kemudian pada sesi kedua ini terdiri dari organisasi kemasyarakatan yang ada di kota Jambi.
“Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda agar semakin meningkatkan nilai nilai wawasan kebangsaan yang akhir-akhir ini tanpa kita sadari menghadapi berbagai tantangan yang berat,” ujarnya.
Sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan menghadirkan narasumber dosen fakultas hukum Unja, M Farisi dan dosen ilmu pemerintahan Fisipol Unja, Darminto. (Rolan)







Discussion about this post