SINARJAMBI.COM – Keberhasilan program unggulan Kampung Bahagia yang digagas oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, tidak hanya tampak pada proses pelaksanaan semata, dengan berhasil menggerakkan semangat kebersamaan dan gotong royong dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat di tingkat Rukun Tetangga (RT) se-Kota Jambi.
Dengan semangat pembangunan dari berbagai aspek. Mulai dari infrastruktur, hingga sosial kemasyarakatan, di berbagai wilayah yang menjalankan program Kampung Bahagia tahap I tahun 2026 tercatat telah berjalan 100%, dengan realisasi dilapangan mampu melampaui anggaran Kampung Bahagia yang digelontorkan oleh Pemerintah Kota Jambi di masing-masing RT.
Sebut saja di RT 38, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, dari 75 juta anggaran yang digelontorkan melalui program Kampung Bahagia, secara swadaya masyarakat mampu menambahkan dana sebesar lebih dari 247 juta rupiah.
Hal ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang baik dan semangat dalam mewujudkan pembangunan yang merata antara Pemerintah dan Masyarakat di Kota Jambi.
Hal itu terlihat pada proses serah terima manfaat dari program Kampung Bahagia tahap I tahun 2026, sekaligus kegiatan syukuran bersama masyarakat di RT 38, Kelurahan Simpang III Sipin, yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M,.
Ketua RT 38, Kelurahan Simpang III Sipin, Tjandra Buana Tandi mengatakan, dari anggaran Kampung Bahagia diwilayahnya, sebagai prioritas diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan drainase, perbaikan jalan cor dan aspal diseluruh wilayah RT 38. Disamping prioritas lainnya untuk keamanan dan kebersihan.
“RT kami masuk dalam kategori sedang dengan anggaran Kampung Bahagia sebesar 75 juta. Namun melalui Swadaya Masyarakat dan para Donatur ditambahkan dana sebesar Rp. 247.675.800,- untuk mengoptimalkan infrastruktur di RT 38,” ucapnya.
“Dana sebesar 247 juta tersebut diperoleh melalui kelebihan kas RT, yang telah disepakati diperuntukkan untuk pembangunan di RT 38,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan, program Kampung Bahagia telah menggerakkan semangat seluruh warga di RT 38 untuk secara bersama-sama mewujudkan pembangunan.
“Kalau tanpa program Kampung Bahagia sebagai penggeraknya, tidak akan terlaksana pembangunan wilayah seperti ini, karena program ini menyatukan seluruh lapisan masyarakat yang bergerak secara bersama-sama dengan bergotong royong mewujudkan pembangunan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, keberhasilan pelaksanaan program Kampung Bahagia di RT 38 bukan semata-mata keberhasilan dirinya bersama Kelompok Kerja (Pokja). Melainkan juga atas dukungan seluruh lapisan masyarakat, pendamping, serta Lurah dan Camat.
“Atas nama warga RT 38 saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kita Jambi yang telah menjalankan program Kampung Bahagia, semoga program ini bisa terus terlaksana, sehingga pembangunan di Kota Jambi dapat merata dan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkas Tjandra. (*)







Discussion about this post