SINARJAMBI.COM – Penyaluran kredit perbankan di Provinsi Jambi pada September 2023 terpantau melanjutkan tren perlambatan sejak Mei 2023. Perkembangan penyaluran kredit LU utama di Provinsi Jambi pada September 2023 secara umum mengalami perlambatan.
Dikatakan Kepala Perwakilan BI provinsi Jambi, Hermanto bahwa perlambatan tersebut disebabkan oleh kinerja kredit LU Pertambangan yang terkontraksi 17,92% (yoy).
Berdasarkan jenis penggunaannya, pada September 2023, kredit investasi tercatat tumbuh melambat didorong pertumbuhan negatif pada penyaluran kredit ke LU Pertambangan dan Penggalian.
“Sementara itu, terkontraksinya Kredit Modal Kerja sejalan dengan perlambatan kredit pada LU Pertanian dan Perdagangan,” jelasnya di Forum Ekonomi dan Bisnis yang berlangsung di ruang Kajang Lako Kantor Perwakilan Bank Indonesia provinsi Jambi, Telanai Pura, Selasa (31/10/2023) pagi.
Di sisi pendapatan, secara umum, pagu pendapatan Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2023 meningkat sebesar 16,45% (yoy) menjadi 4,91 Triliun dibandingkan pagu 2022 atau meningkat 4,14% dibandingkan realisasi pendapatan di tahun 2022.
Ditambahkan Hermanto, pagu Pendapatan Daerah Kota Jambi secara level juga lebih tinggi dibandingkan realisasi pendapatan sebelum pandemi, didorong oleh peningkatan terget Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Berdasarkan komposisinya, rasio kemandirian daerah Pemerintah Provinsi Jambi juga meningkat menjadi sebesar 46,03%, lebih tinggi dibandingkan tahun 2022 serta lebih tinggi dibandingkan periode sebelum pandemi sebesar 36,09%,” jelas Hermanto.
Di sisi belanja, kata Hermanto, pagu belanja Provinsi Jambi terus menunjukkan peningkatan disertai dengan peningkatan upaya optimalisasi penggunaan anggaran belanja.
Tercermin dari meningkatnya komposisi belanja guna keperluan pembangunan infrastruktur dan menurunnya belanja yang bersifat administratif.
“Berdasarkan komposisinya, terdapat peningkatan signifikan pada pos belanja tidak terduga sebesar 7.498,30% (yoy) dibandingkan pagu anggaran 2022. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyiapkan jaring pelindung sosial dan upaya pengendalian inflasi di Provinsi Jambi,” pungkasnya. (*/Lan)






Discussion about this post