SINARJAMBI.COM – Zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim dengan syarat tertentu. Melalui zakat, umat muslim diajarkan untuk peduli terhadap sesama, saling berbagi dan saling membantu. Zakat memiliki efek yang ganda, tidak hanya sebuah kewajiban seorang muslim kepada Tuhannya, lebih dari itu, zakat mempunyai efek horizontal yang keikhlasan dan kepeduliannya dapat menumbuhkan rasa persaudaraan, kasih dan cinta pada sesama.
Dalam skala makro, keberhasilan sebuah pembangunan, salah satunya juga diukur dengan berkurangnya jumlah warga miskin. Program yang telah dijalankan Baznas Kota Jambi selama ini, telah turut membantu menekan jumlah tersebut. Tentunya ini adalah keberhasilan kita bersama dan semua pihak yang turut berkontribusi, terutama dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat dan mematuhi perintah agama.
“Gerakan Pejabat Daerah Berzakat di lingkup Pemerintah Kota Jambi yang kita selenggarakan ini, yakni dalam rangka mengajak ummat muslim Kota Jambi, khususnya warga masyarakat yang dikatagorikan sebagai “Aghniya”, dan orang-orang yang sudah cukup sebagai muzakki, termasuk Bapak Ibu Saudara yang sudah memenuhi kewajiban secara syar’i, untuk melaksanakannya dengan sebaik-baiknya, dan seikhlas mungkin.”
“Untuk itu Bapak Ibu semua, mari kita bangun kesadaran para penggerak zakat dan para aghnia Kota Jambi, termasuk Bapak Ibu Saudara para Kepala OPD dan Pejabat di lingkup Pemerintah Kota Jambi, agar tetaplah selalu ikut berpartisipasi membantu meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat yang kurang beruntung, yakni saudara- saudari kita para mustahiq,” ujar Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih di gerakan pejabat daerah berzakat (zakat fitrah dan zakat mal) sekaligus penyerahan secara simbolis dana ZIS dari Baznas Kota Jambi tahun 1445 H di lapangan tenis diknas Kota Jambi, Selasa (26/3/2024) pagi.
Dirinya menghimbau kepada seluruh pejabat di lingkup Pemerintah Kota Jambi untuk menyematkan di hati bahwa berzakat sebagai kebanggaan bersama untuk memenuhi rukun Islam yang lima.
“Seiring dengan niat kita tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga berupaya dan akan tetap selalu berupaya sekuat tenaga, untuk mendukung gerakan zakat di Kota Jambi,” ujar Sri.
Ditemui usai acara, Sri menjelaskan bahwa acara diikuti Forkompimda dan para pejabat di lingkungan pemerintah kota Jambi mulai dari staf ahli, asisten daerah, OPD, Camat, Lurah, kaban berkumpul bersama Baznas kota Jambi dalam rangka gerakan pejabat daerah berzakat dan penyerahan secara simbolis dana zakat, Infaq, sedekah dari baznas kota Jambi tahun 2024.
“Alhamdulillah berjalan lancar tadi. Pada kesempatan ini saya minta kepada seluruh OPD, mengingat zakat ini adalah rukun Islam yang kelima diperintahkan oleh Allah dalam kitab suci Al-Qur’an. Pemerintah kota Jambi juga sudah menindaklanjuti secara administratif melalui Perda-nya menginstruksikan, memerintahkan kepada seluruh warga yang berhak, yang mampu untuk bisa membayarkan zakatnya ke baznas kota Jambi,” jelas Sri.
Ditambahkan Sri, berdasarkan data dari ketua hari baznas akan dibagikan Rp 1,988 miliar kepada mustahik. Dana sebesar itu semuanya atas pengelolaan baznas kota Jambi dari zakat didapatkan dari seluruh warga kota Jambi.
“Khusus untuk Para pejabat kota Jambi ini juga langsung membayarkan zakatnya dan tentu saja saya sebagai Penjabat walikota Jambi menekankan kepada teman-teman semuanya bahwa kalau diperhitungkan dari gaji pokok ditambah dengan TPP, maka para pejabat lingkup Pemerintah Jambi ini masuk ke dalam kategori Muzaki wajib membayarkan zakat,” tegas Sri.
Kepada seluruh pejabat dan ASN, Sri meminta agar terus menggelorakan semangat berzakat. Terlebih di bulan suci Ramadhan. Sementara kepada BAZNAS kota Jambi, Sri meminta agar dalam pengelolaan dana yang dihimpun agar dilakukan secara transparan dan profesional.
“Saya minta tadi saya mengusulkan supaya program untuk pemberian zakat itu ada satu moto mengubah mustahiq menjadi Muzaki. Mengubah para penerima zakat ini menjadi pemberi zakat, dengan cara tentu saja kepada masyarakat yang kira-kira memang perlu dibantu, dikembangkan ekonominya. Kemudian mampu ekonomi berkembang dan nanti akan menjadi Muzaki, maka itu wujud dari kesuksesan dari baznas Kota Jambi,” pungkas Sri Purwaningsih. (Lan)
Discussion about this post