SINARJAMBI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jambi Sudirman membuka rapat kerja daerah (Rakerda) XI BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) provinsi Jambi, di hotel Yello, Thehok, Senin (31/1/2022) siang.
Gubernur Jambi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda provinsi Jambi Sudirman mengapresiasi HIPMI yang awal pendiriannya didasari semangat melakukan wirausaha di kalangan pemuda Indonesia menjadi wirausahawan atau wirausahawati.
“Ini sangat baik dan sangat positif untuk bisa juga untuk membuka lapangan kerja untuk orang lain atau masyarakat. Dengan demikian kami berharap HIPMI provinsi Jambi semakin maju agar bisa memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian provinsi Jambi,” jelas Gubernur.
Gubernur juga menyinggung kondisi pandemi covid-19, dimana memaksa sebagian besar harus bekerja dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informatika.
Gubernur juga mendorong HIPMI agar menciptakan semakin banyak pengusaha muda, untuk majunya ekonomi kreatif yang didukung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
“Saya mengucapkan selamat atas rapat kerja daerah BOD HIPMI Jambi. Semoga rakerda ini berjalan lancar sehingga menghasilkan gagasan-gagasan konstruktif dan visioner yang kontributif terhadap kemajuan provinsi Jambi,” pungkas Gubernur.
Ketua BPD HIPMI Jambi Diza Aljosha mengatakan kondisi pandemi covid-19 saat ini harus menjadi tantangan bagi seluruh insan HIPMI Jambi agar berusaha lebih giat lagi.
Selain itu, dirinya juga meminta dukungan tiada lelah dari pemerintah provinsi Jambi untuk mendukung majunya pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Saya yakin kita semua, khususnya teman-teman bisa menjawab semua tantangan ini dengan kepala besar, selalu berpikir positif, selalu bisa melihat peluang sekecil apapun, selalu bersikap ksatria dan menjadi kebanggaan dari keluarganya.”
“Harapan saya juga dan saya yakin teman-teman sekalian bisa mengembalikan keadaan ini, tantangan ini menjadi sebuah peluang. Ada juga bisa membalikan keadaan bencana ini, yang bisa saya sebut, menjadi sebuah tantangan yang bisa kita sambut kedepannya,” jelas Diza secara virtual dari Amerika Serikat.
Sementara, Sekjen HIPMI Pusat Bagas Adhadirga mengatakan bahwa rakerda harus dilakukan setelah musda dengan bertujuan untuk membuat program ke depan.
“Seperti kita ketahui bahwa 2 tahun terakhir kita mengalami pandemi. Kita telah mengalami disrupsi ekonomi, sosial maupun budaya di mana kita dipaksa menyesuaikan terhadap keadaan,” ujarnya.
Sebelumnya, ketua pelaksana rakerda M Fachreza menyampaikan bahwa rakerda merupakan suatu program wajib dan amanah organisasi yang harus dilaksanakan 3 bulan setelah pelantikan.
“Rakerda bertujuan untuk menetapkan program kepengurusan dan menetapkan keputusan-keputusan yang menunjang pelaksanaan ketetapan musyawarah daerah.”
“Rapat kerja ini juga dihadiri 120 peserta utusan yang terdiri dari badan pengurus daerah, badan pengurus cabang kabupaten kota se-provinsi Jambi,” jelasnya.
Tampak hadir kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) provinsi Jambi Suti Masniari Nasution dan yang mewakili Kapolda, Danrem Gapu serta undangan lainnya. (Rolan)
Discussion about this post