SINARJAMBI.COM – Kepedulian dan rasa tanggung jawab Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Merangin terhadap kondisi sekolah didaerah terpencil patut diacungkan jempol. Ya, dibawah kepemimpinan Nasution, Dikbud Merangin beserta jajaran mengunjungi sekolah di Desa Air Liki Kecamatan Tabir Barat, Jum’at (7/1/2022).
Sebelumnya, Nasution juga melakukan kunjungan kerja di sekolah wilayah Kecamatan Tabir Ulu, Kamis, (6/1/2022). Kunjungan selama tiga hari itu, menuntaskan seluruh sekolah diwilayah kecamatan Tabir Ulu dan Tabir Barat.
Didampingi, Camat Tabir Barat, Idriz, dan Korwil Pendidikan Tabir Barat, Iwanto, Korwil Tabir Ulu, satu persatu sekolah didua Kecamatan tersebut tuntas dikunjungi.
Untuk Diwilayah Kecamatan Tabir Barat, jarak tempuh yang paling jauh, Nasution dan Jajaran mengunjungi sekolah di Desa Air Liki dan Desa Air Liki Baru. Pasalnya, untuk tiba didesa ini Kadikbud, harus menempuh jalur sungai menggunakan Perahu Ketek sekitar 2 Jam perjalanan.
Tidak sampai disitu saja, Kadikbud beserta rombongan, juga menempuh jalan perbukitan sekitar 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Merangin, Nasution mengatakan, ada 3 SD dan 1 SMP yang dikunjungi pihaknya di Desa Air Liki dan Desa Air Liki Baru. Yakni SD Negeri 154 Air Liki, SD 197 Air Liki, SD 32 Air Liki dan SMP Satu Atap Desa Air Liki.
“Dari kunjungan kita, 4 sekolah ini minim sarana dan prasarana, bangunannya juga ada yang dibangun dari semi permanen sungguh memprihatinkan kondisinya,” kata Nasution.
Meskipun begitu kondisinya lanjut Nasution, pihak sekolah tetap semangat mendidik anak bangsa yang bersekolah di desa sangat terpencil tersebut. Begitu juga dengan siswa sekolah tampak semangat ketika menyambut kedatangan Dikbud Merangin kesekolah tersebut.
“Ternyata semangat anak di desa tidak kalah dengan semangat anak yang berada di kota. Bayangkan saja, untuk kesekolah saja mereka rela berjalan kaki menempuh jalan perbukitan,” jelasnya.
Setelah melihat kondisi sekolah, Kadikbud mencatat apa saja yang menjadi kebutuhan sekolah seperti sarana dan prasarana. Rata rata keempat sekolah itu membutuhkan ruang belajar MCK, dan Mobiler.
“Insya alloh kita akan prioritaskan bantuan kesekolah ini ditahun depan,” ujarnya.
Dalam kunjungan ini, Kadikbud menghimbau, agar pihak sekolah tetap semangat mendidik anak bangsa, meskipun fasilitas sekolah belum sesuai harapan.
“Tetap semangat para guru, mereka anak bangsa generasi penerus kedepan. Didiklah mereka dengan kasih sayang tulus dan ikhlas. Dan kepada anak didik, tetap semangat raihlah cita cita setinggi mungkin,” pungkasnya. (myd)
Discussion about this post