JoomlaLock.com All4Share.net
Hampir 10 Jam Geledah Balai Kota Yogya, KPK Bawa 3 Koper dan 1 Kardus

sinarjambi.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan Balai Kota Yogyakarta malam ini pukul 19.55 WIB. Mereka keluar dengan membawa tiga koper dan sebuah kardus.

 

Koper dan kardus tersebut adalah hasil penggeledahan yang dilakukan KPK di kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dan Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Yogyakarta.

 

Penyidik KPK mulai menggeledah kantor DPUPKP sekitar pukul 10.00 WIB (sebelumnya ditulis pukul 11.00 WIB). Mereka baru keluar dari kantor DPUPKP lalu menuju kantor BLP pukul 14.40 WIB.

 

Namun sejam setelahnya, tepatnya pukul 15.40 WIB sebagian penyidik KPK kembali ke kantor DPUPKP. Sebagai informasi, baik kantor BLP maupun DPUPKP berada di dalam kompleks Balai Kota Yogyakarta.

 

Enam penyidik KPK yang melakukan penggeledahan keluar dari kantor DPUPKP pukul 18.00 WIB. Mereka membawa tiga koper, sebuah kardus, dan kantong plastik yang tak diketahui isinya.

 

Keenam penyidik tersebut kembali ke kantor BLP untuk melanjutkan penggeledahan. Baru pada pukul 19.55 WIB mereka keluar dari kantor BLP kemudian meninggalkan kompleks Balai Kota Yogyakarta.

 

Hampir 10 Jam Geledah Balai Kota Yogya, KPK Bawa 3 Koper dan 1 KardusFoto: Usman Hadi/detikcom

 

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mengaku tak mengetahui kegiatan penggeledahan tersebut. Namun ia tak mempermasalahkan apabila penyidik KPK membawa sejumlah dokumen milik Pemkot Yogyakarta.

 

"Ya nggak apa-apa, wong demi kebaikan kok. Ya monggo saja (KPK melakukan penggeledahan) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Kalau itu tugas beliau ya iyalah (silakan)," kata Haryadi, Kamis (22/8/2019).

 

Seperti diketahui, KPK tengah mengusut kasus dugaan gratifikasi dalam kasus rehabilitasi saluran air hujan di Jalan Supomo Yogyakarta dan sekitarnya. Proyek tersebut diketahui berada dalam domain DPUPKP Kota Yogyakarta.

 

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut. Ketiganya yakni Eka Safitra jaksa Kejari Yogyakarta, Satriawan Sulaksono jaksa Kejari Surakarta, dan pengusaha asal Surakarta Gabriella Yuan Ana Kusuma. (ush/skm)

Bagikan ke Medsos !
loading...

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
20 September 2019 - 10:20
sinarjambi.com - Wakil Bupati (Wabup) Merangin H Mashuri pada Kamis malam (19/9), membuka Musabaqoh Tilawatil Quran ...
Post by Redaksi
19 September 2019 - 19:17
sinarjambi.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 September 2019 memutuskan untuk menurunkan BI ...
Post by Redaksi
16 September 2019 - 16:03
sinarjambi.com - Muhammad Hafiz,SH beserta sejumlah Kader PAN dan rombongan,mendatangi Kantor DPC PDI Perjuangan ...
Post by Redaksi
17 September 2019 - 13:49
sinarjambi.com - Ubedilah Als Ruben Bin Winarno selaku salah satu anggota tersangka KKB SMB yang ditangkap Polda Jambi ...
Post by Redaksi
17 September 2019 - 20:12
sinarjambi.com - Diiringi harapan Cabor Panahan Jambi bisa kembali mendulang emas di PON XXII/2020 Papua, Ketua KONI ...
Post by Redaksi
20 September 2019 - 09:42
sinarjambi.com - Patroli yang dilaksanakan oleh Pos Mataain Kompi Tempur I Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ dibawah ...