SINARJAMBI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin Ir Fajarman, saat diwawancarai awak media setelah dirinya dilantik selaku Sekda defenitif mengatakan, bahwa Bupati Merangin H Mashuri tidak pernah menginginkan pembelian mobil dinas baru dari awal.
“Pertimbangannya Beliau (Bupati) yang pertama kali bahwa dengan kondisi Covid ini dana BTT kita semakin berkurang, maka beliau menghawatirkan dana ini tidak cukup, maka dana untuk pembelian mobnas akan juga berbagi dengan dana covid,” jelasnya.
Selanjutnya Ia menambahkan, kedua pertimbangan Bupati adalah potensi keuangan daerah tahun ini masih ada kemungkinan defisit anggaran.
“Nah, kalau defisit maka inilah salah satu sisa uang dari mobil ini untuk menutupi defisit tersebut. Jadi ini dua hal mengapa Bupati Merangin memutuskan tidak membeli kendaraan termasuk saya,” terangnya.
Untuk diketahui juga lanjut Sekda, sebenarnya pembelian mobil dinas itu tidak untuk Sekda, tetapi untuk Bupati dan Wakil Bupati.
“Apabila nanti ada wakil Bupati mobilnya sudah tersedia, siapapun nanti terpilih jadi Wakil Bupati kita minta legowonyo mobilnya akan kita berikan di tahun 2022. Dan itu sudah menjadi keputusan kita yang memang tidak banyak mengetahui hal ini. Jadi pada saat penyusunan anggaran sudah kami bicarakan bersama pak Bupati,” jelasnya.
“Semoga pemahaman ini tidak menjadi polemik kembali dan memperkeruh suasana. Ini sudah menjadi pemikiran kami berdua bersama pak Bupati,” pungkasnya.(myd)







Discussion about this post