SINARJAMBI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bangko unjuk rasa di gedung DPRD Merangin disaat paripurna sedang berlangsung. Sontak hal ini membuat kaget Bupati Merangin, Pimpinan DPRD, beserta anggota, para OPD, dan seluruh para hadirin di gedung DPRD Merangin.
Kedatangan HMI Cabang Bangko ini adalah menuntut pembatalan pembelian tiga mobil dinas pimpinan DPRD Merangin dan Bupati Merangin. Aksi itu membuat sidang Paripurna ke tiga di DPRD Merangin terhenti ditengah pembacaan fraksi.
“Kami menolak rencana pembelian tiga mobil dinas baru,” tegas Arjun Jaya ketua HMI cabang Bangko.
Sementara itu, Bupati Merangin H Mashuri dengan bijak membatalkan pembelian mobil dinas baru tersebut pasca kecelakaan yang dialaminya beberapa waktu lalu.Secara bijak dirinya menemui pendemo dan mengatakan membatalkan pembelian mobil dinas baru untuk dinasnya.
“Adik adik saya batalkan pembelian mobil dinas baru untuk dinas saya,” tegasnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Merangin Zaidan mengatakan bahwa Bupati Merangin tidak pernah meminta pembelian mobil dinas baru.
“Memang Bupati Merangin tidak pernah minta mobil dinas baru, Tapi kami sebagai wakil rakyat harus ikut menjaga marwah kepala daerah, apalagi kendaraan dinasnya hancur pasca kecelakaan kemarin,” jelasnya.
Pantauan di lokasi hingga saat ini puluhan mahasiswa HMI cabang Bangko masih berada di luar gedung paripurna DPRD Merangin. (myd)







Discussion about this post