SINARJAMBI.COM – Menjadi wadah silahturahim antara Majelis Taklim se-Kota Jambi, Wakil Wali Kota, Diza Hazra
Aljosha, S.E., M.A, mengapresiasi terselenggaranya Pesantren Ramadan dan Pengajian yang dikuti oleh 21 organisasi keagamaan ibu-ibu di Kota
Jambi.
Hal itu ia ungkapkan saat hadir langsung dalam penutupan Pesantren Ramadan dan Pengajian yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota
Jambi, Kamis (05/03/2026).
“Kegiatan ini untuk menjembatani ibu-ibu sekalian agar tetap merasakan faedah bulan puasa yang lebih signifikan. Kalau biasanya mungkin dalam puasa kita hanya menahan diri dari segala nafsu,
mengurusi suami dan anak dirumah, program ini menambah ilmu-ilmu agama agar puasanya makin lancar, barokah dan makin merasakan esensi Ramadan yang hanya satu bulan dalam setahun,”
ungkap Diza.
la menjelaskan, bahwa bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Setiap kegiatan yang diawali dengan niat baik akan menjadi nilai ibadah terlebih
dalam mempelajari ilmu agama.
“Kegiatan pesantren ini hendaknya menambah wawasan, meningkatkan ketenangan dan keteguhan jiwa agar mampu membentuk karakter
yang jauh lebih baik, sehingga nantinya mampu menjadi Muslimah vang handal, cerdas, berbudi luhur dan beramal soleh terutama dalam menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan, serta memperkuat rasa persatuan sesama umat,” jelasnya.
Dikesempatan ini, Wawako Diza turut mengimbau agar bersama-sama meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Subhana Wa Ta’ala, serta meningkatkan kecintaan terhadap junjungan Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Selain itu, dalam menyambut ldul Fitri 144u Hijriah, Diza juga mangajak para peserta untuk dapat menyalurkan zakatnya kepada instansi yang terpercaya seperti Baznas.
“Mohon untuk bijak dalam penyaluran zakat dan sedekahnya, silahkan salurkan bantuan ataupun zakat ibu-ibu kepada Baznas Kota Jambi. Langkah ini dipilih agar dana tersebut dapat tersalurkan tepat sasaran kepada yang membutuhkan.”
“Pemerintah Kota Jambi tidak lagi membagikan takjil dijalanan, namum kami antarkan langsung ke panti-panti asuhan karena mereka lebih membutuhkan,” tutup Diza. (*)






Discussion about this post