SINARJAMBI.COM – Wakil Wali Kota (Wawako) Jambi Maulana selaku Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) kota Jambi melepas tim pembersihan masjid dan cek sound petugas DMI Kota Jambi, Senin (23/2021) pagi.
Maulana menjelaskan, kegiatan pembersihan masjid dan melakukan cek sound dianggap tahun lalu berhasil dan sukses.
Selain itu, kegiatan ini juga kata Maulana dalam rangka untuk meningkatkan silaturahmi antara DMI kota Jambi dan pengurus Masjid.
“Bagaimana kondisi sound di masjid itu penting, apakah baik atau buruk maka dikunjungi untuk dilakukan perbaikan pada system sound di masjid.”
“Alhamdulillah kita sudah punya tim yang dilatih,” jelas Maulana di rumah dinas Wawako Jambi, Mayang.
Kepada tim pembersihan dan cek sound masjid, Maulana berpesan jangan melihat dari honor yang diterima, tetapi beekrjala akan dicatat sebagai amal ibadah.
“Kondisi apapun di lapangan di bawah tanggung jawab Kabag Kesra dan utamanya asisten 1 Kota Jambi. Kepada tim pembersihan dan cek sound Saya ucapkan selamat bekerja,” tutup Maulana.
Sebelumnya, dijelaskan Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jambi Mukhlis kegiatan hari ini dalam rangka pelaksanaan hibah yang diterima DMI Kota Jambi, melakukan pembersihan masjid dan cek sound masjid menjelang bulan suci Ramadan.
“Kita ingin masjid-masjid kita yang kita kunjungi menjelang bulan suci Ramadan sudah stand by kebersihannya dijamin, sound systemnya juga terjaga dengan baik. Dan Insya Allah jamaah yang melakukan ibadah di masjid yang kita lakukan kebersihan dan caek sound ini dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman,” ujar Mukhlis.
Ditambahkan Mukhlis, tahun 2021 DMI kota Jambi mendapatkan dana hibah sekitar Rp 220 juta yang digunakan berbagai macam kegiatan, salah satunya cek sound dan kebersihan masjid.
Selain itu, tambah Mukhlis, DMI kota Jambi juga akan melakukan pelatihan-pelatihan bagi pengurus masjid.
“Jadi tahap pertama ini kita melakukan kegiatan untuk 8 masjid di beberapa Kelurahan yang ada di kota Jambi. Nanti pada bulan puasa istirahat dan disambung setelah bulan puasa sampai dengan bulan November 2021 tetap melaksanakan kegiatan. Dan jumlah masjid yang kita lakukan kegiatan ini sekitar 30 masjid di 11 Kecamatan,” pungkas Mukhlis.
Usai pelepasan, Maulana mengharapkan agar data dari masjid yang dikunjungi tersebut dicek kelengkapan mengenai hak atas tanah wakaf.
Selain itu dicek semua tempat Ibadah harus memiliki legalitas kepemilikan tanah secara baik dan Izin Mendirikan Bangunan.
“Karena pada waktunya nanti semua tempat ibadah akan kita tertibkan, oleh karena itu kami berharap pengurus masjid nanti yang dikunjungi dapat menerima tim kami yang membawa surat tugas ini. Jadi hanya yang membawa surat tugas saja yang bisa diterima melalui Dewan Masjid Indonesia.”
“Karena kita tahu, takut juga banyak penipuan katanya mau ngasih bantuan uang dan ini jangan sekali-sekali. Dan semua petugas kita yang ditugaskan itu ada surat tugas resmi dan menggunakan mobil khusus Dewan Masjid Indonesia.”
“Kami berharap dengan program-program ini sebagai stimulus saja, semua nanti pengurus masjid di masing-masing harus menjaga kebersihan masjidnya, meningkatkan kualitas sound systemnya supaya nyaman, jemaahnya ramai dan makmur,” tutup Maulana.
Tampak hadir Kabag Kesra Kamal Idris bersama beberapa pengurus DMI kota Jambi. (Rolan)







Discussion about this post