SINARJAMBI.COM – Kota Jambi termasuk tercepat terkait capaian program strategis nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang gencar dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia.
Bahkan, dari data yang didapat menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto, kota Jambi akan menjadi Kota Lengkap pada tahun 2024. Dimana seluruh tanah yang ada di kota Jambi akan terdaftar atau tersertifikat.
Dirinya pun memastikan program PTSL di Jambi tidak mengalami kendala yang berarti.
“Dari laporan tadi tidak ada (kendala), semuanya masih berjalan. Justru kota Jambi ini termasuk yang paling cepat bisa mencapai Kota Lengkap yang akhir 2024 akan menjadi kota lengkap. Dan ada beberapa kabupaten kota lainnya sudah kami usulkan jadi Kota Lengkap dalam program PTSL,” jelas Hadi Tjahjanto usai rapat koordinasi bersama Gubernur Jambi Al Haris bersama seluruh Bupati dan Walikota di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis (21/7/2022) sore.
Ditambahkan Hadi Tjahjanto, status Kota Lengkap akan memberikan keuntungan bagi warga yang akan memiliki kepastian hukum atas tanahnya. Selain itu, kota atau kabupaten akan menjadi sasaran para investor menanamkan investasinya atas jaminan status tanah yang berkekuatan hukum yang jelas.
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto mengapresiasi capaian PTSL di kota Jambi. Ditegaskannya program strategis nasional PTSL ini salah satunya bertujuan untuk memberantas mafia tanah yang sangat merugikan masyarakat.
Bagi kabupaten dan kota yang sudah berstatus Kota Lengkap, sebut Hadi Tjahjanto, akan diberi penghargaan dari kementerian ATR/BPN RI.
“Ya pasti (diberi reward). Tadi disampaikan bahwa kalau sudah Kota Lengkap yang jelas kelebihannya yang pertama masyarakatnya memiliki kepastian hukum. Yang kedua, kalau sudah terpetakan, tersertifikat kira-kira tidak ada akan ada sertifikat yang lain yang menimpa.”
“Sehingga pendek kata mafia tanah pasti tidak ada. Dan yang ketiga adalah kalau ada investor masuk kota Jambi tenang. Karena apa, karena kepastian hukum akan tanah tersebut sudah jelas,” tegas mantan Panglima TNI ini.
Rapat turut dihadiri pejabat kementerian ATR/BPN RI. Tampak juga Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibowo, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Supriono serta beberapa kepala OPD lingkup pemerintah provinsi Jambi. (Rolan)







Discussion about this post