SINARJAMBI.COM – Adanya guru yang diduga dihina salah satu orang tua wali murid melalui video dimedia sosial
beberapa waktu lalu, membuat Nasution merasa iba. Bahkan, orang nomor satu dijajaran Dikbud Merangin ini sangat kecewa dengan tindakan salah satu wali murid diduga sengaja menyebar video dengan ucapan yang tak pantas kepada guru di SMP Negeri 43 Merangin.
Meskipun terjadi kesalah pahaman dan sudah diselesaikan bersama pihak sekolah serta orang tua siswa, Nasution berharap hal serupa tidak terjadi lagi didunia pendidikan Merangin.
“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, profesi guru sangat mulia jangan dihina. Tanpa guru kita bukan apa apa,”kata Nasution.
Menurutnya, pengorbanan para guru dalam mendidik anak disekolah sangatlah besar. berbagai rintangan dan hambatan dilalui guru untuk mencerdaskan anak bangsa sebagai generasi penerus kedepan.
“Bayangkan kalau tidak ada guru kita mau jadi apa. Yakinlah apa yang diajarkan guru disekolah semata mata untuk anak, sehingga menjadi anak yang berguna,” ujarnya.
Kesalahpahaman yang terjadi antara wali murid dan guru SMP Negeri 43 Merangin sudah diselesaikan , bahkan Nasution langsung memanggil kepala sekolah komite dan orang tua dikantornya.
Esoknya, Nasution juga mengunjungi SMP Negeri 43 Merangin guna memastikan penyelesaian hal tersebut.
“Berdasarkan keterangan kepsek dan guru ini salah paham, tidak ada guru membully siswa disekolah ini. Permasalahan ini awalnya siswa sama siswa,” terangnya.
Setelah Nasution menyelesaikan permasalahan tersebut bersama guru, komite dan kepala sekolah, esoknya pihak sekolah memanggil orang tua siswa kesekolah. Yang mana kedua belah pihak sepakat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Sudah selesai tidak ada masalah lagi,” pungkasnya. (myd)







Discussion about this post