HUBUNGI KAMI
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
No Result
View All Result
PARTNER
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM
Cahaya Baru Masyarakat Jambi
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM

Falsafah Jawa Tentang Kehidupan

Jumat, 11 Februari 2022
in OPINI
A A
ShareTweetSendCode

Filosofi Jawa dipercaya memiliki makna yang mendalam bagi kehidupan. Sebab, masyarakat Jawa yang memiliki budi bahasa dan tutur kata yang baik membuat banyak orang lantas menjadikannya sebagai salah satu pedoman hidup. 

Sebagai orang Jawa tidaklah elok apabila kita tidak tahu filosofi jawa. Dalam berfilosofi, orang Jawa seringkali menggunakan unen-unen untuk menata hidup manusia. Makna dari ungkapan-ungkapan Jawa ini seringkali tidak dipahami oleh sebagian besar keturunan etnis Jawa di era modern ini. Maka tidak salah, jika muncul sebutan, “Wong Jowo sing ora njawani”.

Filosofi Jawa dinilai sebagai hal yang kuno dan ketinggalan jaman. Padahal, filosofi leluhur tersebut berlaku terus sepanjang hidup. Warisan budaya pemikiran orang Jawa ini bahkan mampu menambah wawasan kebijaksanaan. 

Sejak dulu masyarakat Jawa mengenal adanya istilah kelangenan atau kegemaran yang menandakan seorang pria dianggap sebagai satria. Kelangenan bisa dijadikan simbol status sosial seseorang pria Jawa. Orang yang memiliki kelangenan rela melakukan apapun bahkan menghabiskan uang berapapun untuk bisa meraih kelangenannya itu. 

SekilasBerita

Anggaran, Efisiensi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Jaringan Bukan Mesin, Kemungkinan Bukan Bukti

Salah Kaprah Membaca Moratorium PKS sebagai Anti-Hilirisasi

Hotspot Terdeteksi, Firespot Tidak Ditemukan: Memahami Perbedaan Keduanya dalam Penanganan Karhutla

Sugeng rawuh kadang kinasih akarasa. Petualangan abadi seorang pria dari masa ke masa pada akhirnya mengerucut pada kategori paling sederhana, pria ingin dikagumi. Standarnya, minimal berkumis, berotot dan yang tak kalah penting adalah rekeningnya gendut. Benar demikian bapak-bapak? Rasah sungkan untuk bilang ‘iya’.

Budaya Jawa yang patrilineal dan cenderung mengedepankan sosok pria memang masih kental dan cenderung bertahan ditengah wacana kesetaraan gender. Meski sudah mulai ditinggalkan yang secara sadar atau tidak, kita masih mengukur standar kesuksesan duniawinya pada falsafah warisan ini. Meski sebenarnya juga falsafah yang menjadi standar lelaki sejati pada masa itu lebih ditujukan pada golongan raja-raja atau priyayi.

Dalam falsafah Jawa, ada lima tanda lelaki sejati. ‘Limo perkoro kanggo joko merdeko yaiku; wismo, garwo, turonggo, curigo, lan kukilo’. Dalam terjemah bahasa Indonesia bebas, kurang lebih ”Lima hal untuk lelaki sejati adalah: rumah, istri, kuda, senjata, dan burung.” Jika kalimat tersebut diartikan secara tekstual pasti akan kebingungan. 

Kesempurnaan Hidup Pria Jawa itu bisa di artikan sebagai berikut :Wismo (rumah tinggal properti)
Bisa mempunyai rumah tinggal, otomatis sudah mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang mapan dan sudah tidak lagi nebeng dengan orang tua.

1. Wismo (rumah tinggal properti)
Bisa mempunyai rumah tinggal, otomatis sudah mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang mapan dan sudah tidak lagi nebeng dengan orang tua.

2. Wanito (wanita pendamping/ istri/ pasangan hidup)
Pria sejati pasti mempunyai pendamping pasangan. Hidup seorang Pria tidak akan lengkap tanpa kehadiran seorang wanita dalam hatinya.

3. Turonggo (tunggangan/ kendaraan)
Zaman dulu adalah kuda, zaman sekarang adalah mobil dan motor. Turonggo (tunggangan) juga akan melambangkan karakter sesungguhnya dari si penunggang.

4. Kukilo (hobi kesenangan)
Hobi salah satu pelengkap dalam hidup, karena setiap orang pasti mempunya titik jenuh dalam hidupnya dan hobi adalah salah satu pelampiasan untuk kembali menemukan energi dan semangat baru.

5. Curigo (kesepuhan/ keahlian khusus)
Curigo merupakan salah 1 pembeda Kita dengan yang lain dalam bentuk skill/ keahlian khusus yang menujukkan kehebatan dan keahlian masing- masing. 

Penulis : Sigit Eko Yuwono, SE

Pemerhati Budaya, Tinggal di Jambi

Previous Post

Polsek Kota Baru Gelar Vaksinasi Anak dan Booster

Next Post

Muncul Kerumitan Baru Bila Kuota Haji Tahun Ini Dipotong

Next Post
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Padang. Foto: Husen/Oji   

Muncul Kerumitan Baru Bila Kuota Haji Tahun Ini Dipotong

Polda Bersama Polresta Jambi Gelar Vaksinasi Booster untuk Lansia

Sidak

PSSI Ambil Alih Pelaksanaan Kompetisi Liga 3 Grup O dan P

PWI Peduli di Tanjabbar Gandeng BMH Salurkan Bantuan Ke Wartawan dan Loper Koran

Discussion about this post

Pencarian

No Result
View All Result

Indeks

Oktober 2026
MSSRKJS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
  • Zhangye Danxia Geological Park, Gunung Pelangi yang disebut dalam Al Quran Surat Al Fathir ayat 27 (Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

    8 Fenomena Alam Terunik di Dunia yang Ada dalam Al-Qur’an

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantun dan Seloko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Falsafah Jawa Tentang Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terima Dimarahi dan Sakit Hati, Alasan Pelaku Habisi Nyawa Plt Kepala BPBD Merangin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Orang Dituding Memilih Tanpa KTP, 280 Warga di Kotobaru Harus PSU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polsek Pemayung Berhasil Amankan 3 Tahanan yang Kabur dari LPKA Muara Bulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruan…Satpol PP Kota Jambi Buka Lowongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yamaha Filano Hybrid-Connected Kini Tampil dengan Warna Baru yang Berkelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG Rektor Wanita Pertama di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Kolaborasi dengan KCBN Muaro Jambi, Wali Kota Maulana Inisiasi Bus Listrik Wisata Dukung Green Tourism di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Cahaya Baru Masyarakat Jambi

© 2023 Sinar Jambi - Jalan Lingkar Selatan II, RT 28, Blok B-8, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • BERANDA
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN
  • REDAKSI
  • PERLINDUNGAN
  • DISCLAIMER

Media Sosial

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BISNIS
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • JAMBI KITA
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • RAGAM