SINARJAMBI.COM – Dewasa ini, terobosan dan gagasan di dunia pendidikan memang sangat dibutuhkan. Terlebih soal pelayanan pendidikan, harus jadi prioritas utama bagi masyarakat. Melalui laporan serta menindaklanjuti dengan cepat merupakan gebrakan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Merangin, Nasution demi pembenahan pendidikan.
Orang nomor satu dijajaran Dikbud Merangin itu, mengagas Call Center atau kayanan pengaduan di Dikbud Merangin.
“Perubahan harus dilakukan demi masa depan pendidikan Merangin,” ujarnya.
Menurutnya, dalam sebulan terakhir ini birokrat senior itu berkeliling ke sekolah sekolah dari 24 kecamatan di Merangin. Tak jarang, Ia pulang malam hari demi melihat secara langsung kondisi sekolah.
“Saya sedih, masih banyak siswa yang belajar di lantai, kedepan jangan sampai kita temui lagi,” katanya.
Ditambahkannya, dalam kunjungannya tersebut masih banyak yang ia temui, seperti soal guru Tenaga Kerja Sosial (TKS) yang telah mengajar 17 tahun.
Lantaran hal itu, Nasution berupaya keras menindaklanjuti hal tersebut. Termasuk dengan meminta dengan dan masukkan dari tokoh masyarakat.
“Tolong masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat masukkan bagaimana kita memperbaiki dunia pendidikan kita,” katanya.
Keseriusan itu juga terlihat saat Nasution menggagas layanan Call Center atau layanan pengaduan. Layanan tersebut, untuk persoalan pendidikan, pengajaran atau hal terkait lainnya.
“Untuk menampung permasalahan pendidikan, demi perbaikan pendidikan,” tegasnya.
Dinas pendidikan akan menyiapkan nomor khusus untuk menerima laporan tersebut. Nanti operator kantor menyampaikan laporan tersebut langsung ke kepala dinas. Sehingga persoalan pendidikan baik kritik dan saran dengan mudah untuk ditindaklanjuti. (yaz)







Discussion about this post