Gempar Pria Jomblo Curi Ribuan CD-BH Bikin 'Istri' Boneka Wanita

Sabtu, 01 Agustus 2020

()

sinarjambi.com - Seorang pria jomblo di Kalimantan Tengah bikin gempar. Pasalnya, pria berinisial ST ini mencuri dan mengubah pakaian dalam wanita menjadi boneka, lalu menganggapnya sebagai istri.

ST, yang berusia sekitar 40 tahun, mencuri ribuan celana dalam dan BH. Wakapolres Kobar Kompol Boni Arifianto menuturkan ST mendandani boneka buatannya agar terlihat seperti wanita.

"Pakaian itu dikumpulkan dan dibentuk seperti boneka wanita. Itu kami temukan juga di situ," kata Boni saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Polisi menemukan boneka yang dibuat ST ini sudah dihias dengan pakaian, ada gambar mata, hidung, sampai diberi gincu. Boni mengatakan ST belum berkeluarga alias masih jomblo.

Nggak main-main, ST sudah mencuri di banyak tempat. Setidaknya, kata Boni, pria jomblo ini sudah mencuri ribuan pakaian dalam wanita di delapan RT.

Menurut Boni, masih banyak warga yang malu melaporkan kehilangan pakaian dalamnya. Sebab, kasus pencurian sudah lama terjadi.

Warga dan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa serta perangkat desa pun mendatangi pondok pelaku yang berada di perkebunan karet pada Rabu (22/7) siang. ST hendak diamankan tapi sempat mengancam. Alhasil, dia melarikan diri. ST kabur ke perkebunannya dan masih bersembunyi.

ST diduga sudah lebih dari setahun mencuri pakaian dalam wanita, seperti CD, BH, daster, dan lainnya, termasuk sampo dan sabun. Dia beraksi di delapan RT dalam satu desa.

"Barang bukti yang sudah kita kumpulkan kemarin baru terhitung separuh. Baru dari TKP yang kita kumpulkan di GOR kantor desa ya. Kalau ribuan, adalah," tutur Boni.

Polisi menduga ST mengidap kelainan seks. Sebab, boneka yang dibuat dari tumpukan pakaian dalam itu dianggap seperti istrinya.

"Beberapa pakaian itu dikumpulkan dibentuk seperti boneka wanita, itu kami temukan juga di situ. Dari perkiraan sementara seolah-olah mungkin yang bersangkutan diduga hidup bersama istri-istrinyalah," kata Boni.

Boni menuturkan, karena prilaku aneh ST, ada warga yang menganggap pelaku menjalankan ritual-ritual tertentu. Namun, untuk sementara, polisi menilai kasus ini murni pencurian.

"Warga sebenarnya agak khawatir, resah, dan malu juga laporkan ini. Ada sebagian anggap takut karena yang menjalankan ritual magic dan sebagainya. Kalau kita anggap ini murni kriminalitas, pencurian. Kalau nanti ada hal-hal semacam kelainan, kita akan lakukan tes kejiwaan," ujarnya.

Berdasarkan penuturan warga, pelaku ini bekerja serabutan membantu warga. ST biasa membantu melakukan bersih-bersih hingga mengolah ladang.

Perangkat desa juga pernah memediasi ST. Tapi dia berulah lagi. Pencurian demi pencurian pun terus terulang.

Saat ini, tim gabungan Polres dan Polsek Arut Selatan masih memburu keberadaan ST. Terakhir, pelaku diketahui kabur ke perkebunan. (detik.com)





BERITA BERIKUTNYA
loading...