Print this page
Karhutla Kalimantan Disorot NASA, Komisi IV Minta Pemerintah Kerja Ekstra

sinarjambi.com - Komisi IV DPR RI menyoroti foto-foto satelit kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan hasil jepretan badan antariksa Amerika Serikat, NASA. Komisi IV DPR meminta pihak pemerintah bekerja ekstra memadamkan api.

 

"Tentu ini menjadi keprihatinan kita semua, dan kemarau panjang tahun ini memang jauh lebih dahsyat dari tahun-tahun sebelumnya. Karena itu tindakan ekstra juga perlu dilakukan oleh pemerintah, baik secara kebijakan maupun anggaran, termasuk kita mendorong doa bersama agar hujan bisa segera turun menyudahi bencana kebakaran dan asap," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan, kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).

 

Berdasarkan foto-foto satelit NASA, Pulau Kalimantan nampak berselimut asap putih. Potret satelit itu diambil NASA pada 15 September 2019.

 

Daniel meminta penegak hukum, seperti polisi dan TNI bersikap tegas. Menurutnya, karhutla yang menyelimuti Pulau Kalimantan juga diakibatkan oleh tindakan lalai pihak korporasi.

 

Penegakan hukum yang tegas juga harus dilakukan bagi korporasi yang terbukti lahannya terbakar, karena sering kali pembakaran dilakukan karena korporasi lalai menelantarkan, tidak membangun lahan plasma dengan baik dan tepat waktu, perlu sanksi tegas atas kelalaian ini," papar Daniel.

 

"Bila pemanfaatan lahan plasma berjalan baik, ini akan sangat mengurangi kebakaran lahan dan bencana asap," imbuhnya.

 

Menurut politikus PKB itu, Komisi IV sudah memanggil pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk meminta penjelasan terkait karhutla di Kalimantan. Daniel meminta agar pihak pemerintah juga melibatkan masyarakat.

 

"Masyarakat adat juga perlu dilibatkan secara penuh sehingga menjadi garda terdepan dalam menjaga hutan dari tindakan pembakaran, berdayakan masyarakat adat, beri pelatihan dan intensif sehingga setiap pembakaran lahan akan mendapat sanksi adat," jelasnya. (jbr/zak)

Bagikan ke Medsos !