Print this page
Malam Hari, "Pocong" Simpang Tugu Selamat Datang Tak Terlihat Lagi

sinarjambi.com - "Pocong" yang dipasang beberapa warga yang mengaku dari elemen masyarakat di simpang tugu Selamat Datang bandara Sultan Thaha, malam ini sudah tak terlihat lagi.

 

Pantauan di lapangan, Kamis (19/9/2019) malam, hanya masker dan bendera kuning saja yang masih terpasang di patung penari tesebut.

 

Tajri Dannur yang melakukan aksi tadi pagi, saat dikonfirmasi sinarjambi.com tak banyak berkomentar. Dirinya meyakini pelepasan kain pocong bukan dilakukan warga.

 

"Tak bisa kita berkata apa apa lagi. Saya yakin ini bukan masyarakat bawah yang mencopot tapi dari pihak pemerintah sendiri," ujar singkat melalui pesan percakapan WhatsApp, Kamis (19/9/2019) malam.

 

Sebelumnya, sekitar pukul 07.30 tadi, beberapa warga memasangkan masker kepada parung tugu Selamat Datang.

 

Aksi ini menurut Tajri Dannur selaku warga, sebagai ungkapan kekecewaan kepada pemerintah akan lambatnya penanganan kabut asap yang melanda kota Jambi dan beberapa wilayah di provinsi Jambi lainnya.

 

"Ini sebagai kekecewaan Kita, dimana pemerintah yang terlambat mengambil sikap tegas tentang kabut asap, karena kabut asap itu sekarang sudah berani masuk ke rumah kita tanpa permisi. Sehingga membuat anak-anak kita terjangkit penyakit ISPA," sindirnya saat ditemui, Kamis (19/9/2019) pagi di simpang tugu Selamat Datang.

 

Jika kondisi kabut asap ini terus berlarut, dirinya merasakan ketakutan akan dampak kesehatan jangka panjang bagi warga. Bahkan, Ia menyebut bencana kabut asap sebagai "pembunuh massal".

 

"Ini adalah senjata pembunuh massal," pungkasnya. (Rolan)

Bagikan ke Medsos !