JoomlaLock.com All4Share.net
Terkait Dugaan Pungli LKS, Kepsek Bastoni Sebut Sudah Diselesaikan Dengan Kasi Pidsus Kejari Muarojambi
sinarjambi.com - Setelah sempat diberitakan disalah satu media beberapa waktu yang lalu, terkait adanya dugaan praktek Pungutan Liar (Pugli)  di SMP Negeri 5 Kabupaten Muarojambi. Dimana seluruh siswanya diwajibkan untuk membeli buku Lembar Kegiatan Siswa (LKS) sebesar Rp. 125 ribu per semesternya.
 
 
Ditanggapi oleh Kepala sekolah SMPN 5 Muarojambi Bastoni yang membenarkan adanya pembayaran uang sebesar Rp 125 ribu rupiah untuk  membeli 10 buah buku LKS persiswanya.
 
 
"Tetapi hal itu sudah disetujui oleh seluruh orang tua wali murid, melalui rapat komite," terang Bastoni.
 
 
Sedangkan terkait dugaan Pungli tersebut Kepsek mengatakan, hal itu sudah selesai karena ia dan Kepala Bidang SMP Disdik Muarojambi sudah dipanggil oleh Kasi Pidana Husus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Muarojambi. 
 
 
"Untuk hal itu sudah selesai, saya, dengan Pak Kaspul Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muarojambi, sudah dipanggil sama Pak Rudi kasi pidsus kejari Muarojambi, dan sudah tidak ada permasalahan lagi," sebut Kepsek SMPN 5 Muarojambi ketika dihubungi melalui sambungan telepon.
 
 
Anehnya ketika dikomfirmasi kepada Rudi, Kasi Pidsus Kejari Muarojambi malah membantah sudah melakukan pemanggilan kepada Kepsek SMPN 5 dan Kabid SMP Disdik Muarojambi terkait dugaan Pungli buku LKS tersebut.
 
 
"Tidak pernah saya melakukan pemanggilan kepada Kepsek SMPN 5 dan Kabid SMP Disdik Muarojambi terkait dugaan Pungli buku LKS tersebut," ujar Kasi Pidsus.
 
 
Sementara itu Novan, Wakil Saber Pungli Kabuapaten Muarojambi sekaligus sebagai Kasi Intel Kejari Muarojambi menyebutkan, sama sekali belum mengetahui perihal pemanggilan tersebut.  "Kalau benar Pidsus melakukan pemanggilan terkait pugli, saya sama sekali tidak tahu," tegasnya.
 
 
Karena dijelaskan Novan, meskipun Kasi Pidsus juga termasuk dalam tim Saber Pungli Muarojambi namun dalam melakukan pemanggilan itu ada surat pemanggilannya dan sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Muarojambi dan pihak Inspektorat.
 
 
"Bukan Pidsus saja, Kasi Pidum juga sebagai tim Saber Pungli. Tetapi tetap saja kalau memang ada indikasi Pungli ya harus di Kordisakan dulu," ungkap Novan Waka Saber Pungli Muarojambi. (ndi/Lan)
Bagikan ke Medsos !
loading...

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
20 September 2019 - 08:23
sinarjambi.com - Indonesia menempatkan tiga ganda putra di perempatfinal China Open 2019. Ini setelah Mohammad ...
Post by Redaksi
19 September 2019 - 19:17
sinarjambi.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 September 2019 memutuskan untuk menurunkan BI ...
Post by Redaksi
16 September 2019 - 16:03
sinarjambi.com - Muhammad Hafiz,SH beserta sejumlah Kader PAN dan rombongan,mendatangi Kantor DPC PDI Perjuangan ...
Post by Redaksi
17 September 2019 - 13:49
sinarjambi.com - Ubedilah Als Ruben Bin Winarno selaku salah satu anggota tersangka KKB SMB yang ditangkap Polda Jambi ...
Post by Redaksi
17 September 2019 - 20:12
sinarjambi.com - Diiringi harapan Cabor Panahan Jambi bisa kembali mendulang emas di PON XXII/2020 Papua, Ketua KONI ...
Post by Redaksi
19 September 2019 - 21:31
sinarjambi.com - Komisi IV DPR RI menyoroti foto-foto satelit kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan ...