JoomlaLock.com All4Share.net
Tahun 2017-2018, BPOM Jambi Sita Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp 1,1 M
Rita Endang (dua kiri) didampingi Plt Gubernur Jambi Fachrori Unar (tiga kiri) saat jumpa pers pemusnahan barang bukti. Foto : Rolan - sinarjambi.com

sinarjambi.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi, Kamis (7/2/2019) pagi memusnahkan obat, obat tradisional/jamu, kosmetik dan pangan ilegal sebanyak 2.130 item atau 353.392 pieces senilai Rp 659,4 juta.

 

Pemusnahan secara simbolis dilakukan Plt Guberbur Jambi Fachrori Umar, bersama Direktur pengawasan produksi obat, narkotika, psitropika, prekursor Badan POM Dra Rita Endang, kepala BPOM Jambi Antoni Asdi serta pwrwakilan Kejati dan Polda Jambi.

 

"Yang masih dalam proses hukum sebanyak 957 item, dengan nilai ekonomis mencapai Rp 455,6 juta. Dengan demikian, jumlah temuan produk obat dan makanan atau tidak memenuhi ketentuan sebanyak 3.087 item dengan nilai ekonomis mencapai Rp 1,1 miliar," ujar Rita saat jumpa pers pemusnahan barang bukti usai perayaan HUT ke-19 BPOM.

 

Secara rinci, produk ilegal dan tidak memenuhi ketentuan yang dimusnahkan terdiri dari 1142 item (216.800 pcs) obat disarana ilegal, 874 item (30.577 pcs) kosmetik ilegal, 90 item (8.617 pcs) obat tradisional ilegal atau mengandung bahan kimia obat dan 24 item (97.398 pcs) pangan ilegal/kadaluarsa atau tidak memiliki syarat kesehatan.

 

Dari hasil pengamatan rutin tahun 2017 dan 2018 Balai POM di Jambi dengan operasi storm, operasi operasi gabungan daerah dan operasi gabungan nasional, Balai POM di Jambi telah menangani 11 perkara pelanggaran di bidang obat dan makanan.

 

Dari 11 perkara yang telah diproses sampai tahap 2 sebanyak "lima perkara, SP3 1 perkara (tersangka meninggal), tahap 1 (P19) sebanyak 3 perkara dan SPDP sebanyak 2 perkara," jelas Rita.

 

Kejahatan peredaran obat dan makanan ilegal merupakan kejahatan kemanusiaan. Produk ilegal tersebut berisiko membahayakan kesehatan, terutama untuk kelompok masyarakat dengan penyakit yang sedang membutuhkan pengobatan, bayi, anak kecil ataupun orang tua.

 

"Untuk itu, Badan POM menghimbau kepada masyarakat agar turut berpartisipasi aktif pengawasan obat dan makanan," pungkas Rita.

 

Pemusnahan barang bukti juga dihadiri pihak Pikda Jambi, Kejati Jambi dan instansi terkait. (Rolan)

Bagikan ke Medsos !
loading...

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 21:20
sinarjambi.com - Satu orang pendaki gunung Kerinci atas nama Anggini Putri Anaki (22) dikabarkan mengalami kelelahan ...
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 14:15
sinarjambi.com - Bank Indonesia meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang ...
Post by Redaksi
09 Agustus 2019 - 10:31
sinarjambi.com - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali melanjutkan pembacaan putusan sengketa Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 ...
Post by Redaksi
16 Agustus 2019 - 10:41
sinarjambi.com - Kepolisian daerah (Polda) Jambi bertindak cepat dan tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan dan ...
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 12:52
sinarjambi.com - Tim Pelajar Indonesia U-16 Kemenpora RI berhasil mempertahankan gelar juara Boys U-16 Gothia Cup 2019 ...
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 09:37
sinarjambi.com - “Sumber Daya Manusia Unggul Indoneia Maju”. Pangdam II/SWJ Mayjen TNI Irwan mengingatkan ...