JoomlaLock.com All4Share.net

Untitled 2TRONA

Additional Info

  • -: Mewujudkan Kota Jambi Terkini
Kota Jambi Menuju Era Smart City

sinarjambi.com - Komitmen dan kesungguhan duet kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, bersama wakilnya Dr. dr. H. Maulana, MKM dalam membangun Kota Jambi Terkini (Tertib, Ekonomi Maju, Rakyat sejahtera, Kompetitif, Inovatif, Nyaman dan Iman), tidak perlu diragukan lagi.

 

Determinasi itu makin tampak nyata dengan ditasbihkannya Kota Jambi, sebagai kota yang telah bertransformasi menjadi Kota Pintar (Smart City). Arah dan kebijakan pembangunan Kota Jambi pun telah menyasar pada seluruh aspek yang melandasi bentuk sebuah Kota Pintar yang utuh.

 

Hal tersebut dibuktikan keduanya, dengan berbagai terobosan besar dalam sejarah berdirinya Kota Jambi.

 

Diantaranya, Kota Jambi menjadi daerah di Sumatera yang pertama memiliki ruang City Operation Centre (COC) secara terpadu, dimana fungsi kendali dan pemantauan kota, terintegrasi dengan fungsi kontrol lainnya.

 

Seperti sistem pemantauan lalu lintas (ATCS), pemantauan layanan pengaduan masyarakat (Aplikasi SIKESAL), serta berbagai fungsi pelayanan masyarakat lainnya. Kota Jambi pula menjadi kota kedua di Indonesia, selain Jakarta, yang pertama kali menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement E TLE (tilang elektronik).

 

Berbagai apresiasi dan penghargaan, silih berganti dianugerahkan kepada Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi, sebagai ruang apresiasi dan pengakuan pihak luar atas dedikasi dan kesungguhan kepemimpinan di Kota Jambi.

 

Pada era digitalisasi ini, Pemkot Jambi pun telah siap memasuki dinamika baru era digital, industri 4.0. Jajaran Pemkot Jambi akan terus berinovasi, menjawab tantangan era baru industri tersebut. Pemkot Jambi telah menyiapkan berbagai aksi nyata dalam mengimplementasikan bernagai inovasi dibidang TI dan Telekomunikasi.

 

Internet of Thing (IoT), Big data, Blockchain, Cloud computing, Artificial Intelligence (AI), Digital smart concept, Financial technology (fintech) serta beberapa tren baru lainnya, akan terus di kembangkan dan diselaraskan dengan berbagai program kerja dan kebijakan Pemkot Jambi.

 

Selain berinovasi, peningkatkan kapasitas ASN dan masyarakat, juga akan secara komprehensif akan dipersiapkan dalam menghadapi dinamika baru era teknologi industri tersebut.

 

Peduli Lingkungan, Batasi Sampah Plastik

 

Memasuki awal tahun 2019, Pemerintah Kota Jambi telah bergerak maju dalam membuat kebijakan yang peduli lingkungan.

 

Untuk mengurangi dampak meluasnya sampah plastik di wilayah perkotaan, pusat perbelanjaan dan ritel modern di Kota Jambi dilarang untuk menyediakan kantong plastik non degradable (tidak dapat diurai) bagi konsumen.

 

Konsumen pun diminta membawa kantong belanja sendiri dari rumah, bahkan berkreasi menciptakan sendiri wadah untuk barang belanja. Pembatasan sampah plastik ini diatur lebih lanjut melalui Peraturan Wali Kota Jambi nomor 61 tahun 2019.

 

Hal tersebut penting dilakukan dalam rangka mereduksi sampah plastik, serta menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan akibat dampak pencemaran sampah plastik.

 

Pelaksanaan pengurangan penggunaan kantong plastik oleh Pemerintah Kota Jambi itu, merupakan amanat dari dari Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah, dan juga amanat dari kebijakan strategi daerah yang merupakan turunan kebijakan strategi nasional untuk pengurangan timbulan sampah disumber sampai 30% hingga tahun 2025.

 

Sebelum diberlakukan, kebijakan tersebut telah melalui berbagai kajian, diseminasi dan literasi kepada masyarakat. Diantaranya, telah dilakukan pertemuan, FGD, dan sosialisasi bersama stakeholder atau para pihak terkait seperti pemilik ritel modern, akademisi, pemerhati lingkungan, dan stakeholder lainnya.

 

Persentase sampah plastik di Kota Jambi adalah berkisar 30-40 persen. Pada tahun 2019, Pemkot Jambi menargetkan dapat mengurangi sekitar 15-18 persen sampah plastik, dari target tanpa sampah plastik pada tahun 2030.

 

Keseriusan dalam penanganan masalah sampah pun dibuktikan dengan upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembuangan sampah yang tidak sesuai aturan.

 

Sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah, pelaku pelanggar Perda dapat diseret ke meja hijau untuk dikenakan denda sebesar 50 juta rupiah dan kurungan badan selama 3 bulan.

 

Berhasil Menanggulangi Kemiskinan

 

Pemkot Jambi dinilai berhasil menanggulangi kemiskinan perkotaan, dengan membangun berbagai inovasi yang mendukung kinerja organisasi perangkat daerah dalam mengurangi angka kemiskinan di Kota Jambi.

 

Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha telah melahirkan dan mempelopori lahirnya inovasi Kampung Bantar dan Bangkit Berdaya, yang telah diinisiasinya pada periode pertama kepemimpinannya.

 

Program inovasi Kampung Bantar (Bersih, Aman dan Pintar) dan Bangkit Berdaya (Bangun Kelurahan secara Intensif Berasaskan Swadaya), merupakan program unggulan Pemkot Jambi yang telah diakui secara nasional, bahkan telah mendunia.

 

Inovasi Bangkit Berdaya sendiri telah masuk jajaran 30 besar inovasi dunia yang meraih penghargaan IOPD Recognition Awards di Montreal Kanada pada tahun 2017 lalu.

 

Kedua program inovasi tersebut memang diciptakan Syarif Fasha selaras dengan tujuan nasional pemerintah dalam menanggulangi permasalahan klasik perkotaan, yaitu kemiskinan dan kualitas serta kuantitas utilitas perkotaan yang masih rendah.

 

Dengan adanya Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar, pemerataan pembangunan di setiap kelurahan dalam Kota Jambi dapat teratasi, dan dampak pengganda lainnya adalah, turut menurunkan indeks kemiskinan di Kota Jambi.

 

Pada akhir 2018 lalu, Kota Jambi meraih prestasi membanggakan, sebagai Kota Terbaik 1 Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Provinsi Jambi dengan Kategori “Program Inovasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2018. Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Gubernur Jambi Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum.

 

Serius Dalam Penataan Pasar

 

Kota Jambi memang telah diproyeksikan menjadi kota yang berbasis pada perdagangan dan jasa. Berbagai fasilitas penunjang untuk mewujudkan hal tersebut terus dibenahi dan dilengkapi, salah satunya adalah penataan pasar.

 

Pada akhir 2018, Pasar Baru Talang Banjar telah selesai dibangun. Pasar yang mampu menampung seribuan pedagang tersebut, menjadi solusi bagi kesemrawutan pasar lama dan bagi pedagang yang biasa berjualan di bibir jalan di kawasan Talang Banjar.

 

Kini, jalanan di kawasan Talang Banjar sudah steril dari aktivitas perdagangan, karena aktivitas pasar Talang Banjar Baru telah optimal berjalan.

 

Selain itu, Pasar induk Pemkot Jambinyang berlokasi di Talng Gulo juga telah aktif beroperasi. Para agen besar, diberi tempat yang cukup layak untuk melaksanakan akitivitas jual beli pada malam hari.

 

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga estetika Kota Jambi dari kesemrawutan yang selama ini terjadi di pasar tradisional dalam kawasan Kota Jambi. Hasilnya, tidak ada lagi truk barang muatan yang masuk dalam kawasan Kota Jambi.

 

Pasar tradisional modern juga akan dibangun disetiap kecamatan. Wali Kota Jambi Syarif Fasha, sudah melakukan pengecekan terhadap beberapa aset berupa tanah milik Pemkot Jambi pada awal Januari 2019.

 

Ada dua lokasi potensial yang akan dijadikan lokasi pasar, yakni kawasan sekitar Bandara Sultan Thaha dan terminal Alam Barajo.

 

Kedua lokasi tersebut direncanakan akan dijadikan sebagai pasar tradisional modern.Disampaikan Fasha, bahwa pasar-pasar yang dibangun tersebut, nantinya akan dijadikan pasar representatif milik Pemkot Jambi, sehingga bisa dikelola dengan baik dan tidak ada lagi pasar pasar liar dalam Kota Jambi.

 

Pemkot kedepannya akan membangun satu pasar di setiap kecamatan. Dengan program ini, diharapkan tidak ada lagi pasar liar yang muncul di beberapa titik dalam wilayah kota.

 

Danau Sipin Jadi Objek Wisata Unggulan

 

Danau Sipin sedang digarap menjadi destinasi wisata unggulan Kota Jambi. Danau alami yang berada ditengah Ibu kota Provinsi tersebut, memiliki potensi besar sebagai tempat wisata alami.

 

Penataan pun sudah mulai dilakukan sejak 2016 lalu. Danau itu rencananya akan menjadi wisata air dengan konsep kearifan lokal yang dipadukan dengan wisata modern.

 

Ada jogging track yang kini dibangun dipinggiran Danau Sipin secara bertahap. Di tahun 2017, jogging track sudah dibangun sepanjang 486 meter dengan anggaran Rp 3,5 milyar dari APBD Kota Jambi, 2018 dilanjut pembangunan jogging track dengan panjang lebih kurang 600 meter yang menghabiskan anggaran 5 milyar dari APBD. Total sudah ada lebih kurang 1,2 kilo meter jogging track yang dibangun.

 

Danau Sipin tidak hanya dibangun Pemerintah Kota Jambi, namun hadir pula kolaborasi dari juga Balai Wilayah Sungai Sumetera VI (BWSS) dengan dana APBN dan Pemprov Jambi. Menurut Wali Kota Jambi Syarif Fasha, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 150 miliar untuk merampungkan rencana pengembangan destinasi wisata Danau Sipin.

 

Tiga tahun kedepan ditargetkan Danau Sipin berubah total. Ditengah Danau Sipin nanti akan dibuat air mancur menari, ada perahu bebek dan water sport. Juga akan dibangun jembatan gantung yang menjadi penghubung antara dua sisi brojong antara belakang kantor gubernur hingga masjid Danau Sipin.

 

“Kita selesaikan dulu fasilitas seperti jogging track dan bronjong, kita akan buat venue panjat tebing juga dipinggir danau. Jika sudah selesai, baru kita buat ponton apung yang besar, kafasitasnya bisa menampung 1000 orang. 2019 ada anggaran Rp 8 M untuk Danau Sipin,” kata Fasha dikutip dari laman resmi pemerintah kota Jambi, Sabtu (12/1/2019).

 

Danau Sipin adalah anugerah yang diberikan Allah untuk Kota Jambi. Tidak banyak danau alami yang berada persis ditengah kota, namun Kota Jambi punya itu. Pembangunan kawasan Danau Sipin telah dilirik Fasha sejak awal dilantik menjadi Wali Kota Jambi 2013 lalu.

 

“Kita akan tata dengan baik tanpa mengganggu ekosistem, mata pencaharian penduduk,” tuturnya.

 

Komitmen Wali Kota Fasha untuk memajukan wisata Danau Sipin tak perlu diragukan. Dirinya berkomitmen akan menjadikan kawasan Danau Sipin sebagai perpaduan antara kawasan wisata budaya dan alam andalan Kota Jambi.

 

“Kita akan memadukan alam yang indah dan unik dengan kearifan lokal budaya Kota Jambi. Transportasi perahu tradisional juga tetap kita pertahankan. Di Legok juga sudah kita bangun rumah tenun yang akan menambah daya tarik dan kekhasan wisataDanau Sipin. Taraf ekonomi masyarakat sekitarpun tentunya akan terangkat,” bebernya.

 

Jika hal tersebut terwujud, tentu Danau Sipin menjadi ikon wisata unggulan baru yang menarik di Kota Jambi. Menikmati “sunset” ditemani dengan semilir angin, ditambah dengan uniknya kearifan lokal masyarakat menangkap ikan dengan tangkul.

 

Atau sekedar bersantai sambil memancing dan berperahu ria di tengah danau. Sungguh destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan jika berkunjung di Kota Jambi.

 

Jadikan Kampung Warna-Warni

 

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Jambi akan mengecat seluruh rumah yang ada dipinggiran Danau Sipin dengan warna-warni. Hal tersebut untuk menunjang daya tarik wisatawan mendatangi Danau Sipin.

 

Para ketua RT dan tokoh masyarakat di Kelurahan Legok Danau Sipin telah dikumpulkan untuk kesepakatan mewujudkan rencana tersebut.

 

“Warna-warni rumah penduduk bisa menjadi daya tarik tempat wisata foto. Ada ciri khas, sehingga jadi suatu tempat tujuan wisata yang unik,” imbuhnya. (Adv/Rolan)

Bagikan ke Medsos !
loading...

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
18 JanuarI 2019 - 12:24
sinarjambi.com - Sekarang ini masyarakat terlihat lengah, hanya berpikir untuk berlomba-lomba membangun dan membesarkan ...
Post by Redaksi
18 JanuarI 2019 - 14:21
sinarjambi.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Januari 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI ...
Post by Redaksi
08 JanuarI 2019 - 21:21
sinarjambi.com - KPU memastikan surat suara untuk Pemilu 2019 akan diproduksi pada pertengahan Januari. Nantinya surat ...
Post by Redaksi
18 JanuarI 2019 - 11:23
sinarjambi.com - Polisi menghentikan pemeriksaan laporan Baiq Nuril Maknun terhadap eks Kepsek SMAN 7 Mataram, H Muslim ...
Post by Redaksi
18 JanuarI 2019 - 13:44
sinarjambi.com - Pelatih Tim nasional Indonesia U-22, Indra Sjafri, tak melarang para pemain menggunakan telepon ...
Post by Redaksi
18 JanuarI 2019 - 14:48
sinarjambi.com - Warga Desa Tanjung Baru, Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan dibuat geger dengan 5 ...