JoomlaLock.com All4Share.net
Breaking News! Pelaku Buang Sampah Didenda Rp 20 Juta
Tersangka saat sidang di PN Jambi. Foto : Rolan - sinarjambi.com

sinarjambi.com - Pelaku pembuang sampah bernama Ali Johan Slamet yang ditangkap pihak Sat Pol PP kota Jambi, hari ini Selasa (8/1/2019) pukul 13.30 divonis bersalah oleh pengadilan negeri Jambi.

 

Tak tanggung-tanggung, terdakwa dikenakan denda senilai Rp20.000.000 subsider kurungan 1 bulan 15 hari.

 

Hakim tunggal Moraelam Purba memutuskan bahwa tersangka dengan terbukti bersalah membuang sampah di luar jam yang diberlakukan, sesuai dengan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang pengelolaan sampah.

 

Ali Johan Selamat saat dikonfirmasi sinarjambi.com tak mau banyak berkomentar. "Saya tidak mau banyak komentar, maaf ya Pak," ujarnya sambil berlalu usai vonis sidang.

 

Sementara, Lurah Kebun Handil Alamsyah Powa mengaku prihatin dengan kejadian ini, sembari berharap tidak ada lagi warga di lingkungannya melanggar Perda tersebut. (Rolan)

Bagikan ke Medsos !
loading...

tnipol

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
18 Maret 2019 - 22:45
sinarjambi.com - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan ...
Post by Redaksi
18 Maret 2019 - 20:30
sinarjsmbi.com - Dalam upaya melindungi industri otomotif dalam negeri dan pengguna kendaraan, pemerintah Indonesia ...
Post by Redaksi
19 Maret 2019 - 09:08
sinarjambi.com - Setiap partai berusaha memenuhi kuota 30 persen calon legislatif (caleg) perempuan, tapi sampai empat ...
Post by Redaksi
18 Maret 2019 - 17:32
sinarjambi.com - Perampok bidan desa di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya ditangkap. Pelaku atas nama ...
Post by Redaksi
18 Maret 2019 - 21:24
sinarjambi.com - Pelatih Tim Nasional Indonesia, Indra Sjafri, mengumumkan 24 nama yang diboyong ke Kualifikasi Piala ...
Post by Redaksi
19 Maret 2019 - 09:45
sinarjambi.com - Kementerian Keuangan memastikan bahwa kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 5% mulai ...