JoomlaLock.com All4Share.net
Polri Siapkan 554 Formasi CPNS 2019

sinarjambi.com - Kepolisian Republik Indonesia membuka 554 Formasi CPNS tahun 2019. Pendaftaran CPNS dibuka mulai tanggal 11 November 2019.

 

Pengumuman lowongan CPNS ini berdasarkan Surat Pengumuman Nomor: Peng/10/XI/KEP/2019 Tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polri tahun 2019 dan Rencana Penempatan.

 

Dalam surat Pengumuman ini ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi umum bisa diikuti oleh semua pelamar. Sedangkan formasi khusus meliputi cumlaude dan disabilitas pada Instansi Pusat dan Daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua.

 

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengajak putra-putri terbaik di Provinsi Jambi untuk bergabung dan mengabdi untuk negera bersama Polri. “Putra-putri terbaik di Jambi yang ingin mengabdi bersama Polri agar mempersiapkan seluruh persyaratan yang ditentukan” Kata kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi.

 

Sebelum melakukan pendaftaran CPNS di https://sscasn.bkn.go.id. Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menyarankan kepada para pelamar untuk menyiapkan persyaratan antara lain:

 

Scan KTP asli

Foto diri

Swafoto atau selfie

Ijazah

Transkrip nilai asli

Dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi.

Adapun persyaratan formasi yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut (klik persyaratan yang ingin dilihat):

 

1. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

2. Sehat jasmani dan rohani.

 

3. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

 

4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri.

 

5. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Anggota TNI/Polri.

 

6. Tidak menjadi pengurus, anggota/simpatisan organisasi terlarang di Indonesia.

 

a. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat cumlaude dari perguruan tinggi terakreditasi A/unggul dan program studi yang terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sedangkan untuk kualifikasi pendidikan tenaga kesehatan, dapat diperoleh dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes)/Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (Pusdiknakes) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan.

 

b. Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2,75 (dua koma tujuh puluh lima) lulusan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai, dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau yang sederajat.

 

c. usia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun dihitung pada saat melamar sebagai CPNS.

 

d. usia maksimal 40 (empat puluh) tahun untuk Dokter Spesialis Ahli Pertama dengan kualifikasi pendidiakan Dokter Spesialis Anak dihitung pada saat melamar sebagai CPNS.

 

e. Tinggi badan serendah-rendahnya: pria 157 (seratus lima puluh tujuh) cm dan wanita 150 (seratus lima puluh) cm.

 

f. Peserta seleksi yang sedang dalam proses mengikuti program beasiswa (seperti LPDP) dan telah ditetapkan sebagai CPNS dapat melanjutkan program beasiswanya setelah diangkat sebagai PNS.

 

g. Peserta tidak dalam kondisi hamil/mengandung selama pelaksanaan seleksi yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

 

h. Mampu mengoperasikan computer.

 

i. Formasi tenaga kesehatan harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku.

 

j. Formasi pelaksana/terampil pranata komputer kualifikasi pendidikan D-III Teknik Komputer dan Informatika/D-III Teknik Komputer dan Jaringan diutamakan memiliki sertifikat Cisco Certified Network Associate (CCNA) dan MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).

 

k. Formasi Pelaksana/Terampil Pustakawan kualifikasi pendidikan D-III Perpustakaan, formasi Analis Manajemen Perkantoran kualifikasi pendidikan S-1 Perkantoran, formasi Analis Keuangan kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi/D-IV Akuntansi, formasi analis penganggaran kualifikasi pendidikan S-1/D-IV Ekonomi Pembangunan/S-1 Manajemen/S-1 Akuntansi, formasi pengadministrasi keuangan kualifikasi pendidikan D-III Keuangan/ D-III Administrasi Keuangan/D-III Ekonomi akuntansi/D-III Ekonomi Manajemen/D-III Akuntansi dan formasi pranata kearsipan kualifikasi pendidikan D-III Arsip diutamakan memiliki sertifikat kursus computer.

 

l. Formasi Analis Hukum kualifikasi pendidikan S-1 Hukum harus memiliki sertifikat/surat tanda selesai magang di kantor bantuan hukum/pengacara yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Kemenkumham).

 

a. Jumlah calon CPNS formasi cumlaude sebanyak 55 (lima puluh lima) orang.

 

b. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat cumlaude dari perguruan tinggi terakreditasi A/unggul dan program studi yang terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sedangkan untuk kualifikasi pendidikan tenaga kesehatan, dapat diperoleh dari LAM- PTKes/Pusdiknakes pada saat ijazah tersebut dikeluarkan.

 

c. Bagi calon pelamar lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar pada formasi khusus kategori (cumlaude/dengan pujian) setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara cumlaude dari kementerian yang menyelengarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.

 

d. Untuk formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan yang dialokasikan pada formasi khusus cumlaude meliputi: a) Dokter Ahli Pertama kualifikasi pendidikan S-1 Profesi Kedokteran Umum sejumlah 26 (dua puluh enam) orang. b) Nutrisionis ahli pertama kualifikasi pendidikan S-1 Gizi sejumlah 3 (tiga) orang. c) Perawat ahli pertama kualifikasi pendidikan Ners sejumlah 4 (empat) orang. d) Analis keuangan kualifikasi pendidikan S-1/D-IV Akuntansi sejumlah 16 (enam belas) orang. e) Analis hukum kualifikasi pendidikan S-1 Hukum Akuntansi sejumlah 2 (dua) orang. f) Analisis manajemen perkantoran kualifikasi pendidikan S-1 Perkantoran sejumlah 4 (empat) orang.

 

e. Lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian) dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai, dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau yang sederajat.

 

f. Usia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun dihitung pada saat melamar sebagai CPNS.

 

g. Tinggi badan serendah-rendahnya. a) pria 157 (seratus lima puluh tujuh) cm. b) wanita 150 (seratus lima puluh) cm.

 

h. Peserta seleksi yang sedang dalam proses mengikuti program beasiswa (seperti LPDP) dan telah ditetapkan sebagai CPNS dapat melanjutkan program beasiswanya setelah diangkat sebagai PNS.

 

i. Peserta tidak dalam kondisi hamil/mengandung selama pelaksanaan seleksi yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

 

j. Mampu mengoperasikan komputer.

 

k. Formasi tenaga kesehatan harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku.

 

l. Formasi Pelaksana/Terampil Pranata Komputer kualifikasi pendidikan D-III Teknik Komputer dan Informatika/D-III Teknik Komputer dan Jaringan diutamakan memiliki sertifikat Cisco Certified Network Associate (CCNA) dan MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).

 

m. Formasi pelaksana/terampil pustakawan kualifikasi pendidikan D-III Perpustakaan, formasi analis manajemen perkantoran kualifikasi pendidikan S-1 Perkantoran, formasi analis keuangan kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi/D-IV Akuntansi, formasi analis penganggaran kualifikasi pendidikan S-1/D-IV Ekonomi Pembangunan/S-1 Manajemen/S-1 Akuntansi, formasi pengadministrasi keuangan kualifikasi pendidikan D-III Keuangan/ D-III Administrasi Keuangan/D-III Ekonomi akuntansi/D-III Ekonomi Manajemen/D-III Akuntansi dan formasi pranata kearsipan kualifikasi pendidikan D-III Arsip harus memiliki sertifikat kursus komputer.

 

n. Formasi Analis Hukum kualifikasi pendidikan S-1 Hukum harus memiliki sertifikat/surat tanda selesai magang di kantor bantuan hukum/pengacara yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Kemenkumham).

 

a. Formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat sebanyak 2 (dua) formasi.

 

b. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta dengan program studi yang terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sedangkan untuk tenaga kesehatan, dapat diperoleh dari Lembaga LAM- PTKes/Pusdiknakes pada saat ijazah tersebut dikeluarkan.

 

c. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,50 (dua koma lima puluh) lulusan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai, dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau yang sederajat.

 

d. Untuk formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan yang dialokasikan pada formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat meliputi: a) Pranata laboratorium kesehatan terampil kualifikasi pendidikan D-III analis kesehatan sejumlah 1 (satu) orang. b) Pranata teknologi informasi komputer kualifikasi pendidikan D-III teknik informatika/D-III komputer sejumlah 1 (satu) orang.

 

e. Persyaratan pelamar formasi khusus Papua dan Papua Barat merupakan keturunan Papua atau Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak/ibu) asli Papua dan Papua Barat, dibuktikan dengan Surat Akta Kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan Surat Keterangan dari Kepala Desa atau Kepala Suku.

 

f. Usia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun dihitung pada saat melamar sebagai CPNS.

 

g. Tinggi badan serendah-rendahnya: a) pria 155 (seratus lima puluh lima) cm. b) wanita 150 (seratus lima puluh) cm.

 

h. Peserta tidak dalam kondisi hamil/mengandung selama pelaksanaan seleksi yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

 

i. Mampu mengoperasikan komputer.

 L

j. Formasi tenaga kesehatan harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku.

 

k. Formasi pelaksana/terampil-pranata komputer kualifikasi pendidikan D-III Teknik Komputer dan Informatika/D-III Teknik Komputer dan Jaringan diutamakan memiliki sertifikat Cisco Certified Network Associate (CCNA) dan MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerimaan, syarat, dan cara pendaftaran CPNS 2019 di POLRI dapat dilihat pada Situs Resmi Polri. (ars)

 

a. Dialokasikan pada formasi: a) Pranata Komputer kualifikasi pendidikan D-III Teknik Komputer dan Informatika/D-III Teknik Komputer dan Jaringan sejumlah 2 (dua) orang. b) Analis Keuangan kualifikasi pendidikan S-1 Akutansi/D-IV Akuntansi sejumlah 2 (dua) orang. c) Pranata Teknologi Informasi Komputer pendidikan D-III Teknik Informatika/Komputer sejumlah 5 (lima) orang.

 

b. Pengadministrasi Keuangan kualifikasi pendidikan D-III Keuangan/ Administrasi Keuangan/Ekonomi Akuntansi/Ekonomi Manajemen/ Akuntansi sejumlah 2 (dua) orang.

 

c. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta dengan program studi yang terakreditasi dari BAN PT pada saat ijazah tersebut dikeluarkan.

 

d. IPK minimal 2,75 (dua koma tujuh puluh lima) lulusan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai, dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau yang sederajat.

 

e. Usia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar sebagai CPNS.

 

f. Tinggi badan serendah-rendahnya: a) pria 157 (seratus lima puluh tujuh) cm. b) wanita 150 (seratus lima puluh) cm.

 

g. Formasi Pelaksana/Terampil Pranata Komputer kualifikasi pendidikan D-III Teknik Komputer dan Informatika/D-III Teknik Komputer dan Jaringan, Pranata Teknologi Informasi Komputer kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/Komputer diutamakan memiliki sertifikat Cisco Certified Network Associate (CCNA) dan MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).

 

h. Formasi Analis Keuangan kualifikasi pendidikan S-1 Akutansi/D-IV Akuntansi, Pengadministrasi Keuangan kualifikasi pendidikan D-III Keuangan/ Administrasi Keuangan/Ekonomi Akuntansi/Ekonomi Manajemen/Akuntansi, mempunyai sertifikat kursus komputer.

 

i. Pelamar yang menyandang disabilitas/kebutuhan khusus dengan kriteria mampu melaksanakan tugas sesuai dengan jabatan yang dilamar dan wajib menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan penyandang disabilitas yang dibuktikan dengan dokumen/surat keterangan resmi dari dokter rumah sakit pemerintah yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya. (*/Lan)

j. Apabila terdapat pelamar disabilitas yang melamar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Disabilitas, namun tidak melampirkan dokumen/surat keterangan yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya, dan di kemudian hari terbukti bahwa calon pelamar tersebut adalah benar sebagai penyandang disabilitas maka PPK dapat menggugurkan keikutsertaan/ kelulusan yang bersangkutan. (*/Lan)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
14 Desember 2019 - 23:20
sinarjambi.com - Penampilan Wali Kota Jambi, Sy Fasha bersama vokalis band ibukota J-Rocks menjadi puncak penutupan ...
Post by Redaksi
14 Desember 2019 - 15:43
sinarjambi.com - Dana corporate social responsibility (CSR) BUMN dinilai belum fokus pada sektor pendidikan dan ...
Post by Redaksi
14 November 2019 - 19:44
sinarjambi.com - Pasca pengunduran diri dr Iskandar Budiman Oktober 2019 lalu, akhirnya DPP Partai Perindo memberikan ...
Post by Redaksi
15 Desember 2019 - 00:23
sinarjambi.com - Keberadaan Fellas Cafe yang berdekatan dengan masjid Assaadah, Sukerejo, Thehok dipermasalahkan Front ...
Post by Redaksi
14 Desember 2019 - 14:37
sinarjambi.com - Sebanyak 26 pemain asing lolos tes medis Indonesian Basketball League (IBL). Mereka dinyatakan layak ...
Post by Redaksi
14 Desember 2019 - 16:41
sinarjambi.com - Personel Pos Laktutus Satgas Pamtas RI- RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ membagikan pakaian layak ...