JoomlaLock.com All4Share.net

paninS

Anak yang Bacok Ibu Kandung Masuk Daftar Orang dengan Gangguan Jiwa

sinarjambi.com - Polisi mengaku kesulitan mendapat keterangan dari anak yang membacok ibu kandungnya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Dia akan dirujuk ke RSJ Lawang secepatnya.

 

Dalam pemeriksaan, jawaban Heri Susanto (35) tidak pernah cocok dengan materi pertanyaan. Polisi kemudian mengundang ahli kesehatan jiwa untuk memeriksanya.

 

Dan ternyata nama Heri Susanto masuk daftar pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang baru ditangani Puskesmas Ponggok.

 

"Kalau ditanya, jawabannya nggak nyambung. Makanya kami undang ahli jiwa. Ini tadi yang datang dari dinas kesehatan. Dari orang dinkes baru kami tahu, kalau pelaku ini ODGJ yang terdaftar di Puskesmas Ponggok," kata Kapolsek Ponggok Ipda Sony Suhartanto kepada detikcom, Selasa (17/9/2019).

 

Dari hasil pemeriksaan ahli jiwa siang ini, polisi berencana membawa Heri ke Rumah Sakit Jiwa Lawang secepatnya.

 

"Begitu semua berkas lengkap, segera kami bawa ke RSJ Lawang," tandas Ipda Sony.

 

Informasi ini dibenarkan Pemegang Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Ponggok, Dian Setia Hadi. Menurut Dian, Heri Susanto dilaporkan ibu kandungnya ke Puskesmas Ponggok pada Rabu (11/9).

 

"Ibunya laporan kalau anaknya sering mengancam akan membunuh beberapa orang. Lalu kami ke rumahnya, dan memang ada indikasi gangguan jiwa. Dia sudah mengalami waham curiga," kata Dian saat dimintai konfirmasi detikcom.

 

Waham curiga, lanjutnya, adalah suatu keadaan ketika pasien selalu merasa curiga. Awal komunikasi dengan petugas puskesmas, Heri berontak. Namun, setelah didekati beberapa saat, dia mulai menaruh kepercayaan kepada Dian.

 

"Akhirnya saya bisa suntik dan memastikan obatnya diminum. Obat saya beri untuk waktu seminggu ke depan. Ternyata belum seminggu, sudah ada kejadian ini," ungkapnya.

 

Menurut Dian, obat yang dikonsumsi Heri baru akan bereaksi tiga hari setelah diminum. Diduga, pada saat Heri menyerang ibu kandungnya, efek obat belum berfungsi maksimal.

 

"Heri memang sedang tahap evaluasi bagaimana kondisinya sepekan ini. Jika belum membaik, kami berencana membawanya ke RSJ Lawang, Selasa besok. Dengan kejadian ini, kami bisa secepatnya membawanya ke sana," pungkasnya.

(fat/fat)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
18 FebruarI 2020 - 19:10
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jambi, H.Sudirman,SH.,MH., mengharapkan Rancangan Undang Undang (RUU) ...
Post by Redaksi
18 FebruarI 2020 - 19:28
sinarjambi.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan industri asuransi sampai 2019 lalu masih positif dan ...
Post by Redaksi
08 FebruarI 2020 - 22:24
sinarjambi.com - Toleransi dalam keberagaman, khususnya dalam beragama telah lama terbukti menjadi salah satu pondasi ...
Post by Redaksi
18 FebruarI 2020 - 10:48
sinarjambi.com - Barang Bukti narkotika jenis sabu seberat 15 kg dan 29 Ganja dimusnahkan kerena perkara sudah sampai ...
Post by Redaksi
18 FebruarI 2020 - 08:41
sinarjambi.com - Timnas Indonesia senior belum berlatih taktik selama dibesut Shin Tae-yong. Skuad Garuda terus ...
Post by Redaksi
18 FebruarI 2020 - 18:21
sinarjambi.com - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Barat hadiri pertemuan dalam rangka persiapan ...