JoomlaLock.com All4Share.net

paninS

Kapolda Jambi Perintahkan Segera Hentikan Illegal Driling
Foto : Rolan/sinarjambi.com

sinarjambi.com - Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis, AS, MH memerintahkan untuk segera menghentikan aktifitas illegal drilling alias minyak ilegal yang banyak beroperasi di daerah kabupaten Batanghari.

 

Ultimatum ini disampaikannya secara khusus kepada wartawan, usai Kapolda bersama Wakapolda Brigjen CBS Nasution memimpin press rilis pengungkapan kasus Narkoba, Senin (19/8/2019) di Mapolda Jambi.

 

Menurut Kapolda, pihaknya bersama tim terpadu dari pemerintah provinsi Jambi dan pihak terkait lainnya, akan segera turun ke lapangan.

 

"Kepada pengelola untuk segera menghentikan kegiatan pengolahan minyak ilegal atau illegal drilling. Kita sudah akan melaksanakan koordinasi dengan pemerintah provinsi."

 

"Dalam waktu dekat kita akan melakukan sosialisasi. Saya harapkan sesegera mungkin untuk meninggalkan lapangan sebelum nanti akan dilakukan penertiban secara terpadu."

 

"Segera hentikan," tegas Kapolda. (Rolan)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
21 FebruarI 2020 - 20:21
sinarjambi.com - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengajak masyarakat Provinsi Jambi untuk mengikuti ...
Post by Redaksi
21 FebruarI 2020 - 12:30
sinarjambi.com - PT Barata Indonesia (Persero) berencana membangun pabrik yang bisa memproduksi roda kereta. Badan ...
Post by Redaksi
08 FebruarI 2020 - 22:24
sinarjambi.com - Toleransi dalam keberagaman, khususnya dalam beragama telah lama terbukti menjadi salah satu pondasi ...
Post by Redaksi
21 FebruarI 2020 - 16:53
sinarjambi.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendatangi KPK. MAKI datang untuk menyerahkan data aset-aset ...
Post by Redaksi
21 FebruarI 2020 - 13:33
sinarjambi.com - Badan Olahraga Nasional Indonesia (BOPI) menyerahkan surat rekomendasi Liga 1 2020 kepada PT Liga ...
Post by Redaksi
21 FebruarI 2020 - 06:29
sinarjambi.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengizinkan 30 kapal dengan alat tangkap cantrang ...