Print this page
Tim Gabungan TNI - Polri Kembali Amankan 18 Anggota Kelompok SMB

sinarjambi.com - Setelah berhasil mengamankan 45 orang anggota kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yang diketuai oleh Muslim CS, tim gabungan dari TNI-Polri kembali berhasil mengamankan sebanyak 18 orang yang merupakan anggota kelompok SMB Muslim CS, Sabtu (20/7/2019).

 

Kapolda Jambi, Irjen Pol Drs. Muchlis AS, MH melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Edi Faryadi, S.IK, S.H, MH mengatakan, kemarin, tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri kembali melakukan penindakan kedua terhadap para pelaku tersebut.

 

"Karena masih ada ditemukan yang melakukan kegiatan ataupun aktivitas penghadangan dan juga penganiayaan."

 

"Oleh karena itu, hari ini petugas gabungan dari TNI-Polri sudah melakukan tindakan kembali dan berhasil mengamankan sebanyak 18 orang lagi anggota kelompok SMB ini," jelas Edi.

 

Edi menambahkan, pada Saat diamankan, 18 orang ini masih ditemukan senjata api rakitan sebanyak 2 pucuk, 14 senjata tajam, 4 bambu runcing dan juga beberapa alat komunikasi jenis handphone.

 

"Kami masih melakukan pemeriksaan, jika nanti semuanya cukup unsur, maka kita akan lakukan penahanan untuk tahap yang kedua," ujar Kombes Pol Edi Faryadi.

 

Lebih lanjut Kombes Pol Edi Faryadi juga mengatakan, bahwa kasus ini akan terus dikembangkan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jambi untuk menjerat para pelaku lainnya yang memang masih ada berkeliaran di dalam hutan atau basecamp kelompok SMB Yang berada di Distrik VIII, Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mandaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

"Ini memang berkelanjutan, karena dari kemarin memang kelompok ini adalah kelompok yang ingin menggangu daripada aktivitas kegiatan karyawan maupun masyarakat yang ada disana. Mereka memblokade jalan kemudian melakukan tindakan anarkis seperti memecahkan kaca mobil dan lain lain," jelas Kombes Pol Edi Faryadi.

 

Dan dari hasil pemeriksaan, pelaku ini pada prinsipnya memang ingin menguasai lahan tersebut.

 

"Mereka yang mengikuti kelompok SMB, karena iming iming terhadap tanah yang gratis sebanyak 3,5 Hektar setiap orang, itu akan dibagikan kepada masyarakat yang mengikuti kelompok SMB."

 

"Berdasarkan pengakuan mereka, anggota kelompok SMB ini mungkin sampai ribuan orang, tapi kita berharap ini yang terakhir dan tidak ada lagi massa yang melakukan tindakan anarkis," tutup Kombes Pol Edi Faryadi. (*/Lan)

Bagikan ke Medsos !