JoomlaLock.com All4Share.net
Bos Tekstil Asal Bandung dan Teman Wanitanya Diduga Dimutilasi di Malaysia

sinarjambi.com - Bos tekstil asal Kabupaten Bandung dan teman wanitanya diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia. Nuryanto dan Ai Munawaroh pergi ke Malaysia pertengahan Januari lalu dan lost contact. Akhir Januari, publik Malaysia digemparkan dengan temuan dua korban mutilasi di tepi sungai.

 

"Iya berdasarkan informasi dan keterangan kepolisian Malaysia, (mayat yang ditemukan) diduga klien kita. Karena ciri-cirinya sesuai dengan pakaian yang ia kenakan," kata Hermawan, salahsatu pengacara Hermawan via telepon, Sabtu (9/2/2019).

 

Soal temuan dua mayat itu ramai di sejumlah media massa di Malaysia pada 26 Januari lalu. Polisi mengumumkan temuan mayat laki-laki dan perempuan tanpa identitas di pinggir Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

 

Menurut Hermawan, Nuryanto berangkat ke Malaysia pada 17 Januari dan dijadwalkan kembali pada 23 Januari.

 

"Tanggal 17 itu rencananya mau ngambil uang ke Malaysia, karena klien kita bisnisnya menjual kain juga di Malaysia, nah di sana ketemu relasinya," ungkapnya.

 

Hermawan mengaku pihak keluarga awalnya tidak mengetahui Nuryanto pergi bersama teman wanitanya, Ai Munawaroh. Pihak keluarga mengetahui hal tersebut dari pihak maskapai. "Itu temannya, sebab dicek di Air Asia bahwa pemberangkatan Nuryanto bersama Ai Munawaroh. Tapi sebelumnya, kita tidak tahu dia berangkat dengan Ai Munawaroh," katanya.

 

Selama di Malaysia, Nuryanto diketahui tiga kali pindah hotel dan selalu ada komunikasi dengan keluarga. Namun pada Senin, 22 Januari, hilang kontak. Nuryanto tak bisa dihubungi.

 

"Tanggal 23 enggak dipakai lagi (tiket pesawat). Saya konfirmasi ke Air Asia, Tanggal 25 Januari. Kita lost contact Tanggal 22 Januari, handpone sudah enggak aktif, karena cek in di hotel terakhir Tanggal 21-23 otomatiskan Tanggal 23 dia harus pulang," jelas Hermawan dilansir detikcom.

 

Menurut Hermawan mayat yang diduga kliennya itu ditemukan sepekan setelah hilang kontak, tanggal 26 Januari.

 

Setelah mengumpulkan banyak informasi, akhirnya salahsatu kuasa hukum Nuryanto diberangkatkan 1 Februari lalu, kemudian menyusul adik Nuryanto pergi ke Malaysia pada 4 Februari.

 

"Mereka pergi untuk memastikan apakah mayat itu adalah Nuryanto atau bukan dan melakukan tes DNA terhadap korban dengan salah satu adiknya," pungkasnya. (ern/ern)

 

Bagikan ke Medsos !
loading...

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 21:20
sinarjambi.com - Satu orang pendaki gunung Kerinci atas nama Anggini Putri Anaki (22) dikabarkan mengalami kelelahan ...
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 14:15
sinarjambi.com - Bank Indonesia meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang ...
Post by Redaksi
09 Agustus 2019 - 10:31
sinarjambi.com - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali melanjutkan pembacaan putusan sengketa Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 ...
Post by Redaksi
16 Agustus 2019 - 10:41
sinarjambi.com - Kepolisian daerah (Polda) Jambi bertindak cepat dan tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan dan ...
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 12:52
sinarjambi.com - Tim Pelajar Indonesia U-16 Kemenpora RI berhasil mempertahankan gelar juara Boys U-16 Gothia Cup 2019 ...
Post by Redaksi
17 Agustus 2019 - 09:37
sinarjambi.com - “Sumber Daya Manusia Unggul Indoneia Maju”. Pangdam II/SWJ Mayjen TNI Irwan mengingatkan ...