JoomlaLock.com All4Share.net

paninS

Usai Ricuh, 191 Napi Rutan Kabanjahe Dipindah ke 4 Lapas Lain

sinarjambi.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara akan memindahkan 191 narapidana dari Rutan Kelas IIB Kabanjahe. Mereka akan dipindah ke empat lapas dan rutan di Sumut.

 

Keempat Lapas itu adalah Lapas Kelas IA Tanjung Gusta Medan sebanyak 4 orang, Lapas Binjai sebanyak 61 orang, Lapas Pemuda di Kabupaten Langkat sebanyak 76 orang, Rutan Sidikalang 34 orang, dan Lapas Wanita Medan 16 orang.

 

Sementara 142 narapidana lainnya masih akan menempati tiga sel tahanan di Rutan Kabanjahe.

 

Lapas Kelas IA Tanjung Gusta Medan telah menerima empat napi dari Rutan Kabanjahe.

 

"Empat warga binaan dari Rutan Kabanjahe itu, diterima Rabu malam dan langsung ditempatkan di ruangan sel Lapas Medan," kata Kepala Lapas Kelas IA Tanjung Gusta Medan, Frans Elias Nico, seperti dilansir Antara, Kamis (13/2/2020).

 

Dia mengatakan pemindahan keempat narapidana ini adalah instruksi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM Sumatera Utara yang diterima Lapas Medan. 

 

"Pemindahan warga binaan itu dalam rangka pengamanan dan sekaligus pembinaan terhadap mereka yang pernah melakukan kesalahan," kata Frans.

 

Diketahui, jumlah napi penghuni Rutan Kabanjahe adalah 410 orang yang terdiri dari 380 pria, dan 30 wanita. Pada Rabu (12/2) siang lalu, terjadi kericuhan yang disertai pembakaran dan perusakan rutan.

 

Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa ini. Dilaporkan tidak ada napi yang kabur. Tetapi 410 napi terpaksa dievakuasi.

 

Polisi telah mengamankan 20 narapidana yang diduga menjadi dalang kericuhan Rutan Kabanjahe. Polisi terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap para tersangka tersebut. Mereka nantinya akan disangkakan dengan Pasal 170 KUHP.

 

Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin mengatakan kericuhan berawal dari hasutan narapidana yang mendapat hukuman disiplin. Dia menduga para narapidana terhasut karena rasa solidaritas kelompok.

 

"Kasus ini sebenarnya dipicu oleh masalah disiplin, ada warga binaan yang melanggar dapat sanksi dan ditegur dari dan melakukan perlawanan. Sebagaimana dalam teori kelompok bahwa mereka sangat solidaritasnya dan itulah yang memicu mereka untuk melawan dan membuat kerusuhan sekaligus," sebut Martuani kepada wartawan, Rabu (12/2). (detik.com)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
29 FebruarI 2020 - 13:23
sinarjambi.com - Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Chirstian S.I.K.,M.H menyambut kegiatan audensi Ketua Kpu dan Ketua ...
Post by Redaksi
29 FebruarI 2020 - 12:39
sinarjambi.com - Untuk mencegah dampak wabah corona terhadap perekonomian nasional, pemerintah menyuntikkan stimulus ...
Post by Redaksi
28 FebruarI 2020 - 21:10
sinarjambi.com - Kabupaten Batanghari akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) Masing-Masing Calon ...
Post by Redaksi
29 FebruarI 2020 - 06:40
sinarjambi.com - Lina alias Heyni ditangkap polisi karena membunuh suaminya sendiri bernama Halidi secara sadis. Lina ...
Post by Redaksi
29 FebruarI 2020 - 07:54
sinarjambi.com - Pelatih ganda campuran Richard Mainaky mengungkap alasan dibalik mundurnya Tontowi Ahmad dari Pelatnas ...
Post by Redaksi
29 FebruarI 2020 - 11:14
sinarjambi.com - Untuk menghadapi tantangan era informasi saat ini, Satuan penerangan dapat melaksanakan sosialisasi ...