JoomlaLock.com All4Share.net

paninx

OTT Kadis Pariwisata Lombok Barat Terkait Proyek TP4D, Ispan Jadi Tersangka

sinarjambi.com - Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, Yusuf membenarkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Lombok Barat, Ispan Junaidi berkaitan dengan proyek yang mendapat pendampingan dari Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Ispan sudah jadi tersangka di kasus itu.

 

"Iya proyek ini memang ada pendampingan TP4D Kejari Mataram," kata Yusuf yang ditemui di Kantor Kejari Mataram sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (13/11/2019).

 

Namun Yusuf menegaskan bahwa pihaknya tidak turut serta atau bahkan ikut campur dalam permintaan 'fee' proyek yang dilakukan Kadispar Lombok Barat tersebut. Adanya permintaan jatah ini dilakukan tanpa pengetahuan TP4D Kejari Mataram.

 

"Supaya teman-teman tahu kalau kami clean dalam kasus ini," ujar dia.

 

Ispan Junaidi diamankan oleh tim intelijen di bawah pimpinan Kasi Intelijen Kejari Mataram Agus Taufikurrahman, dari ruangannya di Kantor Dinas Pariwisata Lombok Barat.

 

Dalam OTT pada Selasa siang itu, Ispan Junaidi diamankan bersama barang bukti berupa uang tunai Rp 95.850.000. Uang yang diamankan dari tas ransel warna hitam, diduga kuat jatah yang diterima Ispan Junaidi dari pihak pemenang tender.

 

Pemeriksaan sementara, Ispan Junaidi diduga memanfaatkan kewenangannya sebagai Kadispar Lombok Barat dalam pencairan anggaran proyek yang uangnya berasal dari dana DAK tahun 2019 tersebut.

 

Dengan kewenangannya itu, Ispan Junaidi diduga kuat meminta jatah lima persen dari nilai kontrak kerjanya yang mencapai Rp1,5 miliar.

 

Jika permintaannya tidak dikabulkan, maka Ispan Junaidi sebagai Kadispar Lombok Barat mengancam pihak pemenang tender untuk tidak menandatangani pencairan anggaran proyeknya.

 

Ispan Jadi Tersangka

 

Kasi Intelijen Kejari Mataram Agus Taufikurrahman mengatakan, Ispan Junaidi ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan alat bukti hasil pemeriksaannya.

 

"Statusnya (Ispan Junaidi) sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Seperti yang disampaikan Wakajati NTB sebelumnya, dia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan," kata Agus.

 

Dengan ditetapkannya sebagai tersangka, Ispan Junaidi pada Selasa malam, sekitar pukul 19.30 WITA, langsung dibawa ke Lapas Mataram. Karena itu, Ispan Junaidi kini telah resmi berstatus tahanan titipan jaksa di Lapas Mataram.

 

"Karena sudah berstatus tersangka, kita tahan. Penahanannya di Lapas Mataram," ujar dia. (detik.com)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
18 JanuarI 2020 - 08:11
sinarjambi.com - Dalam rangka mencerdaskan dan memotivasi anak-anak selaku generasi penerus Bangsa, personel Pos Nunura ...
Post by Redaksi
18 JanuarI 2020 - 07:39
sinarjambi.com - Bank Indonesia (BI) mengapresiasi ribuan milenial yang berpartisipasi secara aktif dalam ...
Post by Redaksi
17 JanuarI 2020 - 18:47
sinarjambi.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyebut ada pengurangan anggaran pengawasan Pilkada 2020 di enam ...
Post by Redaksi
18 JanuarI 2020 - 06:12
sinarjambi.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong institusi penegak hukum untuk terus meningkatkan kapabilitas ...
Post by Redaksi
18 JanuarI 2020 - 06:43
sinarjambi.com - Presiden Joko Widodo menggelar Rapat Terbatas (Ratas) terkait gelaran PON 2020 di Papua. Jokowi ...
Post by Redaksi
17 JanuarI 2020 - 16:39
sinarjambi.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Batalion Infantri Raider 142/Kesatria Jaya ke-67, Satgas ...