JoomlaLock.com All4Share.net
Di Hadapan Peserta Media Gathering, Manager Humas SKK Migas Sumbagsel Paparkan Upaya Ketahanan Migas Nasional
Foto : Rolan/sinarjambi.com

sinarjambi.com - Semakin menipisnya cadangan minyak bumi di Indonesia, memaksa pemerintah melalui SKK Migas melakukan alih eksploitasi ke gas dan turunannya. Kondisi ini diperparah dengan harga minyak dunia yang turun drastis.

 

Hal ini disampaikan kepala departemen humas SKK Migas Sumbagsel, Andi Ari Pangeran, Jumat (11/10/2019) pagi saat memaparkan secara ringkas tugas SKK Migas di acara media gathering Forum Jurnalis Migas (FJM) Jambi di mess PTPN VI, Kayu Aro, Kerinci.

 

Andi Ari menjelaskan, SKK Migas bersama pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas terus berusaha mencari cadangan minyak dan gas yang baru.

 

Khusus untuk di wilayah SKK Migas Sumbagsel, pihaknya kata Andi, kontribusinya secara nasional sangat besar yakni 15 persen.

 

"Bahkan kita boleh bangga, di Sumatera bagian Selatan ini salah satu K3 Migas itu mensupport gas ke Singapura, selain Kita utamakan untuk domestik."

 

"Jadi tugas SKK Migas adalah bagaimana mencari cadangan minyak baru dan meningkatkan produksi," jelasnya.

 

Dirinya juga memaparkan strategi SKK Migas terkait ketersediaan migas. Untuk srategi jangka panjang, kata Andi yakni pengelolaan hulu Migas dengan mencari lapangan-lapangan migas yang baru.

 

"Jangka pendeknya melakukan produksi dari lapangan existing, melakukan optimasi produksi melalui secrec EOR dan lain-lain. Ini semua untuk ketahanan migas nasional," tegas pria yang akrab dengan wartawan ini.

 

Keseriusan SKK Migas meningkatkan cadangan tersebut mulai akan diwujudkan. Diantaranya, melakukan transformasi industri hulu Migas dari cost recovery ke gross split, dari minyak ke gas, dari Indonesia Barat ke Timur, dari shallow alias sumur dangkal ke deep target yang lebih dalam, dari bahan bakar beralih ke petrokimia.

 

Selain itu, SKK Migas ke depan berupaya melakukan penyerdehanaan proses perizinan, meningkatkan kegiatan eksplorasi, menarik lebih banyak investasi untuk eksplorasi, efisiensi operasional SKK Migas.

 

"Dan kontraktor (harus) memastikan tersedianya sumber daya minyak dan gas dengan menjaga tingkat keberhasilan pengeboran di atas 60 persen," ujar Andi.

 

P 20191011 112855

 

Menurunnya cadangan migas ini sesuai dengan angka bauran energi yang dikeluarkan Dewan Energi Nasional (DEN) tahun 2017 sesuai Perpres No 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). 

 

Dipaparkan Andi, sesuai data DEN, untuk bauran energi di tahun 2015 diantaranya minyak bumi 46%, 23% gas, batubara 26% dan 5 persennya energi baru dan terbarukan.

 

Tahun 2025 minyak porsinya turun ke anga 25%, kemudian 30% nya batubara, 22 persen gas bumi dan 23% energi terbarukan.

 

"Di tahun 2050 kita punya minyak hanya 20% dan 25% batubara, 31% energi terbarukan dan sisanya gas 24 persen," tutup Andi. (Rolan)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
19 November 2019 - 16:35
sinarjambi.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si mengemukakan, sebelum datangnya musim ...
Post by Redaksi
19 November 2019 - 12:41
sinarjambi.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi menggelar sosialisasi kebanksentralan, Gerakan ...
Post by Redaksi
14 November 2019 - 19:44
sinarjambi.com - Pasca pengunduran diri dr Iskandar Budiman Oktober 2019 lalu, akhirnya DPP Partai Perindo memberikan ...
Post by Redaksi
19 November 2019 - 11:28
sinarjambi.com - Guna mengedukasi petugas parkir Pasar Angso Duo baru dalam menjaga keamanan serta ketertiban umum, ...
Post by Redaksi
19 November 2019 - 13:41
sinarjambi.com - Indonesia akan menantang Malaysia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Selasa (19/11) ...
Post by Redaksi
19 November 2019 - 09:40
sinarjambi.com - Personel Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ yang merupakan tim kesehatan Pos ...