JoomlaLock.com All4Share.net

paninS

Arab Saudi Larang Umrah Imbas Corona, Ini Kata Jemaah Jambi
Effi Herman Foto : Rolan/sinarjambi.com

sinarjambi.com - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan yang cukup mengejutkan. Saat ini, Arab Saudi melarang warga negara asing memasuki wilayahnya untuk ibadah umrah maupun mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah.

 

Dikutip dari detik.com, larangan itu merupakan langkah pro-aktif guna mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

 

"Dalam rangka upaya melakukan perlindungan yang maksimal terhadap keamanan warga negara, penduduk dan siapapun yang berencana datang ke wilayah Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah atau mengunjungi Masjid Nabawi, atau kunjungan wisata, dan berdasarkan rekomendasi dari lembaga kesehatan Pemerintah Kerajaan untuk menerapkan standar pencegahan tertinggi, serta dalam rangka melakukan langkah proaktif guna menangkal masuk dan menyebarnya virus corona baru (COVID-19) ke wilayah Kerajaan Arab Saudi," demikian rilis dari Kemlu Arab Saudi yang diterima detikcom setelah diterjemahkan Dubes RI Agus Maftuh Abegebriel, Kamis (27/2/2020).

 

Hal ini tentu juga berdampak kepada jemaah umrah asal Jambi.

 

Salah satunya warga Jambi, Effi Herman (68). Mantan guru ini terkejut ketika pertama kali tahu kebijakan Arab Saudi itu.

 

"Baru dengar ini (kebijakan Arab Saudi) dari Bapak. Insya Allah hari ini nanti Kami komuniasi dengan pihak travel," ujarnya sambil menunjuk sinarjambi.com. 

 

Sayangnya, Effi Herman lupa nama travel agen yang akan memberangkatkan.

 

Namun, Ia juga mengikuti saja apa yang terjadi. Dirinya mengambil hikmah jika penundaan itu terjadi, demi kesehatan jemaah. Jangan sampai, justru akan terjangkit penyakit yang menggemparkan dunia itu. 

 

"Gimana ya, kalau memang dibatalin itu karena memang kondisi kesehatan pada saat itu, ya harus kita mengikuti. Itu termasuk kepercayaan umat Islam bahwa kita punya rencana tapi Allah yang memutuskannya," jelas Effi yang rencana berangkat 8 orang sekeluarga bulan April mendatang.

 

"Jadi kita memang harus pasrah demi sahabat sahabat kita yang lain di negara lain tidak tertular dengan virus corona," ujarnya di rumah dinas Wali Kota Jambi usai Musda Forum Komunikasi Pensiunan Pegawai Negeri Sipil kota Jambi, Kamis (27/2/2020) siang.

 

Kejadian dadakan ini juga cukup merepotkan pihak travel agent umrah. PT Al Aqsha Jisru Dakwah, Jakarta salah satu yang merasakan.

 

Pasalnya, di tanggal 18 Maret mendatang, pihak travel tersebut telah menerima pembayaran penuh sebanyak 60 jemaah asal Jambi.

 

General Manager PT Al Aqsha Jisru Dakwah, Wahyu menjelaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan segala pihak.

 

Mulai dari pihak maskapai, hotel sampai kedutaan Arab Saudi untuk mengantisipasi hal-hal yang dirasa perlu.

 

Ditanya terkait dana yang sudah disetor jemaah, Wahyu tidak menyarankan untuk pengembalian. Pasalnya, dana jemaah tersebut sudah disetorkan ke pihak Arab Saudi.

 

"Kalau kita tidak menyarankan refund, karena kalau refund pun dana semua sudah masuk di Saudi, kemungkinan untuk kembalinya akan kecil."

 

"Jadi kalau saya sarankan bapak-ibu jemaah itu paling tidak tunggu di reschedule saja. Karena kalau di refund pun itu akan repot sekali. Karena kondisi ini kan force majeur. Istilahnya bencana alam kategorinya dan bukan dari travel yang membuat seperti ini," jelasnya melalui sambungan telepon, Kamis (27/2/2020) malam.

 

Para jemaah, kata Wahyu, cukup mengerti dengan kondisi yang terjadi saat ini.

 

"Karena dari pihak airline sendiri, mereka tidak menyarankan untuk refund. Dari hotel menyarankan lebih baik di-reschedule, mereka welcome kok," jelas Wahyu.

 

"Termasuk asuransi yang ada di Indonesia, mereka support untuk reschedule. Tapi untuk jemaah jemaah keberangkatan yang mungkin masih lama waktunya itu masih ada kemungkinan untuk refund."

 

"tapi kalau sudah posisinya di airport segala macam, Kita sudah bicara dengan sebagian jamaah dan mereka bilang lebih baik kita tunggu saja."

 

"Dan mereka merasa dalam kondisi seperti ini dengan tidak diberangkatkan dan situasinya khawatir corona, mereka merasa ini lebih baik daripada saya berangkat tapi kenapa kenapa di sana dan repot lagi. Dan Alhamdulillah jemaah mereka mengerti," ujar Wahyu. (Rolan)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
01 April 2020 - 19:54
sinarjambi.com - Pandemi Corona (Covid  19) yang membuat jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang di kabupaten ...
Post by Redaksi
02 April 2020 - 06:18
sinarjambi.com - Pemerintah memberikan keringanan untuk biaya jasa listrik selama tiga bulan ke depan. Untuk pengguna ...
Post by Redaksi
31 Maret 2020 - 05:22
sinarjambi.com - Komisi II DPR bersama KPU, Bawaslu, DKPP, dan Kemendagri sepakat menunda tahapan Pilkada Serentak 2020 ...
Post by Redaksi
01 April 2020 - 21:01
sinarjambi.com - Sebanyak 39 orang warga binaan Lapas Kelas IIA Jambi dibebaskan dari tahanan, Rabu (1/4/2020) malam. ...
Post by Redaksi
01 April 2020 - 11:30
sinarjambi.com - Wasit juga jadi korban dari vakumnya kompetisi Shopee Liga 1 2020. Salah satunya Nusur Fadhilah asal ...
Post by Redaksi
02 April 2020 - 05:17
sinarjambi.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan jumlah penumpang maupun barang angkutan udara, darat, dan laut ...