SINARJAMBI.COM – Bank 9 Jambi dipercaya Gubernur Jambi Al Haris untuk mengelola zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah provinsi Jambi. Bahkan, Al Haris menginstruksikan kepada seluruh ASN pemerintah provinsi Jambi untuk menunaikan zakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jambi melalui Bank Jambi.
Hal ini disampaikannya pada acara penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Baznas Provinsi Jambi dengan Bank Jambi, instansi vertikal dan OPD provinsi Jambi.
Direktur Utama Bank Jambi Dr.H.Yunsak El Halcon,SH.M.Si melalui Direktur Pemasaran dan Syariah H. Khairul Suhairi berterima kasih kepada Gubernur Jambi yang telah menginisiasi MoU ini. Selain itu, Bank Jambi, kata Khairul Suhairi siap memberikan pelayanan maksimal.
“Diharapkan karena memang gaji ASN itu kan memang sudah dibayarkan melalui bank Jambi, supaya nanti penyaluran zakat, infak dan sodakah itu lebih efektif,” jelas Khairul Suhairi dihubungi sinarjambi.com via percakapan WhatsApp, Rabu (12/1/2022) malam.
Sesuai harapan Baznas, tambah Khairul Suhairi, ASN dengan total pendapatan di atas sebesar Rp 6,6 juta agar menyalurkan zakatnya. Sementara, bagi ASN yang gajinya di bawah angka tersebut dianjurkan menyalurkan infaq sebesar Rp 20 ribu.
“Memang ini dibutuhkan kesadaran masing-masing para ASN. Diharapkan OPD masing-masing memfasilitasi para ASN untuk membayar zakat. Bank Jambi sangat-sangat menyambut baik karena memang bermanfaat. Kita melihat tadi manfaatnya luar biasa, salah satunya tadi kan ada pengiriman calon mahasiswa ke Kairo Mesir sebanyak 54 orang yang tiketnya dibiayai oleh baznas.”
“Dan itu salah satu manfaat dari zakat yang kita kumpulkan, di samping nanti memang ada kegunaan-kegunaan lain. Jadi zakat dulu lebih cenderung ke konsumtif. Sekarang konsumtif hanya sebesar 20 persen dan sisanya ke produktif. Saya kira ini sangat bagus kalau bisa diterapkan seluruh provinsi Jambi.”
“Bank Jambi mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Jambi. Dan Baznas provinsi Jambi yang memang telah bekerja sama dengan kita, kebetulan gaji ASN itu melalui kita. Ini supaya nanti penyaluran zakat itu lebih efisien dan efektif sehingga tidak memerlukan proses yang lebih panjang,” jelas Khairul Suhairi. (Rolan)
Discussion about this post