JoomlaLock.com All4Share.net
KPK Beri OJK Penghargaan Atas Budaya Antikorupsi

sinarjambi.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meraih dua penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai instansi dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dan Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaik Tahun 2018 untuk kategori Kementerian/Lembaga dan BUMN/BUMD.

 

Dua penghargaan tersebut diterima anggota dewan komisioner OJK bidang Audit Internal, Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas, Ahmad Hidayat pada peringatan Hari Antikorupsi se-dunia (Hakordia) 2018 di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

 

Demikian keterangan tertulis OJK, Rabu (5/12/2018) malam.

 

Penghargaan di bidang sistem pengendalian gratifikasi terbaik merupakan yang ketiga kalinya diterima OJK. Sebelumnya, pada tahun 2016 dan 2017 OJK juga meraih penghargaan tersebut. Sedangkan penghargaan untuk pengelolaan LHKPN terbaik merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya diterima tahun 2017.

 

Ahmad Hidayat menyatakan bahwa, penghargaan yang diterima ini merupakan salah satu bentuk apresiasi atas upaya OJK yang secara terus menerus mengedepankan prinsip-prinsip governance dan ketaatan terhadap ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

 

OJK memiliki komitmen yang tinggi untuk menjadi role model bagi industri jasa keuangan dalam penerapan tata kelola yang baik.

 

Berbagai upaya telah dilakukan, antara lain dengan implementasi program antigratifikasi dan membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi.

 

Serta membangun whistle blowing system OJK (WBS OJK) yang merupakan sarana untuk menyampaikan, mengelola dan menindaklanjuti laporan mengenai dugaan terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak internal OJK.

 

Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan tata kelola yang bersih dan transparan, OJK juga mewajibkan pelaporan LHKPN untuk seluruh pegawai OJK mulai dari level staf sampai dengan pimpinan tertinggi.

 

IMG 20181205 WA0014 1

 

“Melalui pelaporan LHKPN ini, maka budaya antikorupsi di OJK dapat terinternalisasi dengan baik dan menjadi landasan dari setiap aktivitas pegawai OJK dalam menjalankan tugasnya."

 

"Pada akhirnya, hal ini diharapkan dapat mewujudkan cita-cita OJK untuk menjadi otoritas yang memiliki kapabilitas dan kredibilitas yang tinggi dalam rangka memajukan industri jasa keuangan,” kata Ahmad Hidayat.

 

Menurut Ahmad Hidayat, berbagai upaya penerapan tata kelola yang baik di OJK tersebut telah sesuai dengan tema Hakordia tahun ini, yaitu “Saya Ikut! Beraksi Untuk Membangun Bisnis Berintegritas”.

 

"Karena OJK tidak hanya ikut aktif dalam upaya mengembangkan sistem dan budaya anti korupsi di internal OJK saja, tetapi juga di lingkungan industri jasa keuangan di Indonesia," pungkas Ahmad Hidayat. (*/Rolan)

Bagikan ke Medsos !
loading...

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • RAGAM BERITA
Post by Redaksi
10 Desember 2018 - 15:33
sinarjambi.com - Digelar Penganugrahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM tahun 2018 oleh Wakil Presiden RI dan Kemen ...
Post by Redaksi
10 Desember 2018 - 14:37
sinarjambi.com - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan ...
Post by Redaksi
31 Oktober 2018 - 20:27
sinarjambi.com - Anggota DPR RI dapil Jambi, Elviana berharap anggaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019, ...
Post by Redaksi
10 Desember 2018 - 11:45
sinarjambi.com - Polisi mendalami unsur pidana di kasus tercecernya 2.005 e-KTP di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. ...
Post by Redaksi
09 Desember 2018 - 18:26
sinarjambi.com - Tiga tim harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari Liga 1. PSMS Medan, Sriwijaya FC, dan Mitra ...
Post by Redaksi
10 Desember 2018 - 17:41
sinarjambi.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan masih ada pejabat daerah yang membuang-buang ...