JoomlaLock.com All4Share.net
Ponsel Dibilang Kemahalan, Ini Kata Asus

sinarjambi.com - Asus berupaya tunduk aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dengan menggeber manufakturing di Indonesia. Di sisi lain, upaya ini membuat ponsel Asus dicibir sebagian orang kemahalan. 

"Jadi effort untuk membuat perangkat ini luar biasa. Mungkin orang-orang bandingkan ponsel ini speknya sama dengan yang lain tapi kenapa lebih mahal? Karena kita 100% dibikin di sini," kata Head of Public Relations Asus Indonesia Muhammad Firman saat kunjungan ke pabrik Asus di Batam. 

Dalam menggeber TKDN dari sisi hardware, Asus bekerjasama dengan pabrik PT. Satnusa Persada di Batam sejak 2015. Sejak itu pula, Asus secara bertahap memenuhi aturan TKDN. Dikatakan Firman, kerjasama dengan PT. Satnusa Persada merupakan investasi besar bagi Asus.

Ponsel Dibilang Kemahalan, Ini Kata AsusAsus bekerjasama dengan pabrik PT Satnusa Persada. (Foto: Rachmatunnisa/detikINET)

"Proses manufakturing itu sangat kompleks dan merupakan investasi besar. Gak semua produsen smartphone melakukan investasi membuat SMT line produksi di Indonesia," terangnya. 

Disebutkan pula oleh Firman, bahwa Asus menjadi vendor pertama yang melakukan proses produksi ponsel secara completely knocked down (CKD) pada 2017. Ini berarti, proses perakitan ponsel dilakukan mulai dari perakitan komponen PCB (Surface Mount Technology/SMT) hingga berbentuk produk jadi. 

"Standar TKDN 30% bisa cepat kami capai berkat adanya SMT line. Kelebihan lainnya, kami punya lini produksi yang komprehensif dibandingkan kompetitor yang hanya perakitan. Kita mulai dari perakitan sparepart sampai jadi, kita lakukan di sini, gak cuma assembling komponen yang tinggal pasang," paparnya. 

CKD manufakturing dikatakan Asus memberi keuntungan dari sisi kontrol kualitas yang lebih komprehensif. Berkolaborasi dengan PT. Satnusa Persada, Asus mengaku sejak awal pede menyanggupi aturan TKDN dengan mantap memilih opsi dari sisi hardware. 

"Ini yang jadi highlight kita, dibuat di Indonesia, oleh Indonesia dan untuk Indonesia. Kelebihannya sangat besar," kata Firman. 

 

Ponsel Dibilang Kemahalan, Ini Kata Asus(ki-ka) Presdir PT Satnusa Persada Abidin Hasibuan dan Country Marketing Manager Asus Indonesia Galip Fu. (Foto: Rachmatunnisa/detikINET)

Asus tidak menyebutkan berapa besar investasi yang dialokasikannya demi TKDN dari sisi manufakturing. Namun Presiden Direktur PT Satnusa Persada Abidin Hasibuan memberikan gambaran, investasi untuk per line produksi bisa mencapai USD 4 juta. 

"Saat ini ada lima line, terdiri dari tiga mainboard dan dua subboard line, dengan kapasitas produksi mencapai 500 ribu unit per bulan tergantung permintaan market. Kalau memang perlu lebih ditingkatkan kita akan tambah lagi investasi. Saya rasa yang bisa SKD baru di Satnusa satu-satunya kecuali perusahaan yang punya brand," tutupnya. (detik.com)

Bagikan ke Medsos !

>

  • JAMBI KITA
  • BISNIS
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • POTRET
Post by Redaksi
24 April 2018 - 19:44
sinarjambi.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menyambut baik dan ...
Post by Redaksi
20 April 2018 - 06:16
sinarjambi.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 April 2018 memutuskan untuk mempertahankan BI ...
Post by Redaksi
24 April 2018 - 21:49
sinarjambi.com - Calon Wakil Walikota nomor urut 2 Dr Maulana, Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 20.00 melantik tim ...
Post by Redaksi
24 April 2018 - 23:35
sinarjambi.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buron kasus tanah pemda. Buron bernama Ferry Nursanti itu ...
Post by Redaksi
09 JanuarI 2018 - 18:17
sinarjambi.com - Tingginya animo generasi muda terhadap olahraga basket yang terlihat memenuhi GOR Kota Baru ...
Post by Redaksi
14 April 2017 - 10:57
sinarjambi.com - Menggunakan makeup lengkap untuk sehari-hari jarang terwujud, karena kebanyakan dari kita biasanya ...